Agro Indomas Lestarikan Hutan dalam Pengelolaan Sawit

Oleh : Herlambang | Rabu, 05 September 2018 - 15:00 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta,- PT Agro Indomas, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah, dalam pengelolaannya tetap memperhatikan  kelestarian hutan.

"Kami berpegang teguh kebijakan tidak ada penggundulan hutan, pembukaan lahan gambut dan tidak ada eksploitasi terhadap sumber daya manusia atau dikenal dengan 'No Deforestation, No Peat and No Exploitation' (NDPE Policy) yang sudah diberlakukan sejak Mei 2017," kata Director Sustainability PT Agro Indomas, Edi Suhardi saat dihubungi, Rabu (5/9/2018)

Menurut dia kebijakan ini membuat perusahaan memiliki komitmen untuk  menjaga kelestarian hutan.

 Industri kelapa sawit Indonesia, menurut Edi,  menjadi salah satu andalan penyumbang devisa bagi negara, karenanya perkebunan kelapa sawit dan industri minyak sawit menjadi sektor strategis yang memberikan kontribusi pada bergeraknya perekonomian nasional.

"Kebijakan Berkelanjutan (Sustainability Policy) ini memang menjadi falsafah kegiatan korporasi kami," kata Edi kepada awak media.

Sebagai salah satu anak usaha Goodhope Asia Holdings Ltd. atau Grup Agro Harapan Lestari, PT Agro Indomas melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan perkebunan kelapa sawit dan produksi minyak sawit mentah di Sampit, Kalimantan Tengah.

Pada awal tahun 2018 ini, data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang dikutip dari ulasan di katadata.co.id pada 30 Januari 2018 menyebutkan bahwa  nilai ekspor minyak sawit Indonesia pada 2017 mencapai  22,97 miliar dolar AS, naik 26 persen dibandingkan 2016  sebesar 18,22 miliar dolar AS.

Lebih lanjut disebutkan bahwa nilai ekspor yang dikatakan tertinggi dalam sejarah Indonesia itu, selain ditopang oleh permintaan dari negara-negara kawasan yang menjadi pasar tradisional minyak sawit, juga karena ada lonjakan dari pasar non-tradisional seperti Afrika.

Secara makro, kondisi tersebut cukup menggembirakan bagi produsen minyak sawit dalam negeri, yang memberikan sedikit petunjuk bahwa ada kebutuhan minyak sawit di berbagai negara.

PT Agro Indomas sebagai bagian mikro dalam industri kelapa sawit melihat beberapa tantangan yang masih akan menghadang pada perkembangan ke depannya, ketika mengejar target pertumbuhan pasar ekspor dan pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

Pengelolaan lahan dan perkebunan serta pembinaan plasma untuk areal yang meliputi puluhan ribu hektar juga membutuhkan penanganan yang serius, agar tidak menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap kelestarian lingkungan dan kualitas hidup penduduk setempat.
 

"Kami juga menyampaikan kepada pihak-pihak yang bekerja sama dengan PT Agro Indomas untuk melaksanakan aktivitas secara bertanggung jawab, ramah lingkungan dan layak secara ekonomi," ujar Edi Suhardi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pedagang daging ayam di sebuah pasar tradisional

Senin, 09 Desember 2019 - 08:35 WIB

Timor Leste Tujuan Ekspor Pakan dan Daging Olahan

Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus melipatgandakan ekspor produk pertanian termasuk peternakan hingga meningkat tiga kali lipat. Langkah nyata yang ditempuh…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 09 Desember 2019 - 08:23 WIB

IHSG Berpola Naik Cermati Saham-saham Pilihan

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6089 - 6261 pada perdagangan Senin (9/12/2019). Cermati saham-saham yang direkomondasikan.

Industri Es Krim Tumbuhan di Atas 10 Persen Lima Tahun ke Depan

Senin, 09 Desember 2019 - 08:00 WIB

Industri Es Krim Tumbuhan di Atas 10 Persen Lima Tahun ke Depan

Tetra Pak® Indonesia Indonesia memaparkan tren kunci global dan regional dalam industri es krim pada tahun 2019 di seminar eksklusif konsumen bagi para pemain kunci industri es krim di Jakarta…

Garuda Indonesia

Senin, 09 Desember 2019 - 07:30 WIB

IPW Nilai Pihak Terlibat Kasus Garuda Terlibat KKN

Pihak pihak tertentu jangan berusaha melindungi rombongan Ari Arkhara dengan Undang Undang Kepabeanan. Sebab apa yang dilakukan Dirut PT Garuda dan rombongannya itu adalah penyalahgunaan wewenang,…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 09 Desember 2019 - 07:17 WIB

Awal Pekan IHSG Diprediksi Menguat

Jakarta - Secara teknikal pergerakan IHSG break out Moving Average MA50 di level 6144 sebagai konfirmasi penguatan menguji upper bollinger bands di kisaran 6200. Indikator stochastic bergerak…