Club Med Gandeng Anak-anak Ajarkan Untuk Lestarikan Lingkungan Hidup

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 03 Juli 2018 - 13:00 WIB

 Club Med Ceylon, Sri Lanka (Foto: blog.clubmed.com.au)
Club Med Ceylon, Sri Lanka (Foto: blog.clubmed.com.au)

INDUSTRY.co.id, JakartaBertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Club Med menyelenggarakan sebuah kampanye untuk untuk memasukkan gentil member (G.M) muda di delapan resort Asia Pasifik. 

Proyek Green Trident berfokus pada pendidikan dini di Children's Clubs, menyoroti pentingnya keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Club Med telah mendapatkan hampir 1.000 komitmen dari duta-duta  belia lingkungan hidup dan menargetkan 7 ribu komitmen hingga akhir tahun dengan mendidik Anak melalui Kegiatan Praktis

Nantinya, GM muda tersebut membuat pembatas buku dari daun yang ditemukan di resor. Lalu, sebagai bagian dari Green Trident Project, G.O (Gentil Organisateurs) mengajari anak-anak yang bergabung dengan Club Mini resort mengenai pentingnya daur ulang dan dampaknya terhadap lingkungan, menekankan pentingnya 3R yakni Reducing (Mengurangi), Reusing (Menggunakan kembali) dan Recycling (Mendaur Ulang). 

Anak-anak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan termasuk  membersihkan pantai, berkebun dan menggunakan bahan yang dapat didaur ulang untuk  menciptakan karya seni. Di Club Med Cherating Beach, anak-anak belajar tentang satwa liar setempat melalui tur pendidikan  Suaka Penyu yang terletak di sebelah resor. Club Med Bali melibatkan para G.Ms muda untuk menanam sayuran di taman pedagogis, yang memungkinkan mereka untuk lebih memahami proses pertanian sayuran. 

Sementara itu, anak-anak di Club Med Phuket berpartisipasi dalam perburuan alam untuk mempelajari lebih lanjut tentang berbagai flora dan fauna dan menciptakan seni gajah  menggunakan elemen alami yang ditemukan di dalam resor. Ini adalah kesempatan untuk menciptakan diskusi terbuka dengan anak-anak tentang kesejahteraan hewan. 

Anak-Anak Berjanji Untuk Melindungi Lingkungan Setiap anak yang berpartisipasi dalam Green Trident Project mengakhiri masa tinggal mereka di Club  Med  dengan  janji  untuk  membantu  melindungi  lingkungan.  

"Saya  berjanji  untuk  mematikan  keran  ketika saya menyikat gigi". Janji-janji ini ditulis  dengan bentuk daun dan ditempelkan ke dinding oleh  anak-anak untuk membuat triden hijau.   

Hermine,  seorang  G.M  yang  berpartisipasi  dalam  Green  Trident  Project  di  Club  Med  Cherating,  sangat ingin berbagi pengalaman mereka, “Saya berjanji untuk tidak  membuang kantong plastik ke laut. Kalau tidak, kura-kura akan berpikir itu adalah  makanan dan mati karena memakannya.  Saya  juga  bersemangat  untuk memberi  tahu  teman-teman saya  apa  yang  telah  saya  pelajari  di  sini  dan apa yang dapat kami lakukan untuk menyelamatkan lingkungan bersama.” 

Club Med akan terus mendorong anak-anak dari segala usia untuk menyadari bahwa tindakan dan keputusan yang mereka buat setiap hari dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Club Med's Mini Club, untuk anak-anak berusia 4 - 17 tahun, mengajarkan anak-anak tentang lingkungan melalui  permainan di luar batasan sekolah dan mengembangkan kesadaran mereka sejak usia dini.

Vincent  Ong,  Wakil  Presiden  Pemasaran  untuk  East  South  Asia  Pacific  (ESAP)  menekankan,  “Di Club Med, kami bangga dengan  inisiatif kami dan peduli terhadap lingkungan.  Ini  sangat  penting  untuk  melibatkan  anak-anak  dalam  kegiatan  yang  memungkinkan  mereka  berinteraksi  dengan  lingkungan  untuk  membantu  mereka  berhubungan  kembali  dengan alam bebas. Ini  adalah  waktu yang tepat  untuk membantu mereka menyadari praktik-praktik lingkungan saat  mereka masih belia dan memahami bahwa setiap upaya, tidak peduli seberapa kecilnya, bakal berdampak.” 

Upaya Penting Lainnya Club Med  telah mengantongi sertifikasi Green Globe untuk Pariwisata Berkelanjutan bagi sebagian  besar resornya di kawasan Asia Pasifik. Club Med menerapkan dan mengelola rencana aksi untuk pembangunan berkelanjutan termasuk inisiatif seperti pengelolaan limbah yang  efektif, penghematan energi dan perlindungan keanekaragaman hayati.  

Upaya  ini  dilakukan  untuk  membatasi  jumlah pemborosan  makanan  selama  lebih  dari  60  tahun.  Untuk  terus  meningkatkan  pengelolaan  limbah,  perusahaan  berkolaborasi  dengan  Winnow  Solutions,  alat  digital  inovatif  yang  memantau, menganalisa, dan membantu koki untuk mengurangi limbah makanan di dapur di Club Med Phuket  dan Club Med Bali. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…