Rahasia Sukses Les Bleus Tampil di Piala Dunia, Konsumsi Keju dan Youghurt Rusia

Oleh : Herry Barus | Minggu, 01 Juli 2018 - 04:42 WIB

Tim Prancis di Piala Dunia 2018 (Foto Dok Industry.co.id)
Tim Prancis di Piala Dunia 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Moskow- Pengusaha Rusia, Oleg Sirota, merasa dia tahu mengapa tim sepak bola Perancis memulai laga di turnamen Piala Dunia dengan kemenangan.

Menurut Sirota, tim Perancis menampilkan permainan cemerlang karena pasukan Les Bleus mengonsumi pasokan keju dan yoghurt dari pabriknya.

Sirota memulai bisnis pabrik keju kecil-kecilan pada 2015. Ada alasan patriotic di balik keputusannya untuk berbisnis, yaitu mempertahankan pasokan makanan untuk Rusia setelah Moskow melarang impor bahan-bahan makanan segar dari Eropa barat. Sekarang dia sudah menjual 400 kg keju Komogorovsku, keju buatannya yang seperti keju Gouda Belanda, dan puluhan botol yoghurt ke markas tim Perancis.

“Saya mengerti apa rahasia tim Perancis. Mereka mengonsumsi keju yang baik. Mereka memakannya dan menang,” kata Sirota sambil tersenyum lebar di ruang penyimpanan yang penuh dengan keju.

Perancis lolos ke putaran berikutnya di turnamen yang digelar Rusia. Rusia dan Perancis menang babak penyisihan grup.

Kisah Sirota dimulai dari ketegangan hubungan antara Rusia dengan tetangganya, Ukraina dan Barat. Mantan spesialis TI berusia 30 tahun itu mengatakan dia sebenarnya ingin berperang dengan para pemberontak pro-Rusia di timur Ukraina, tapi tidak berani.

Namun kesempatan itu datang ketika Kremlin melarang impor grosir produk-produk susu dan daging dari Uni Eropa pada 2014. Pelarangan itu adalah tindakan balasan atas sanksi Barat yang dikenakan atas Rusia karena mencaplok Krimea dari Ukraina dan perannya dalam pemberontakan.

Situasi tersebut memaksa para produsen untuk mengisi kekosongan barang-barang impor dari Eropa barat, seperti keju Camembert dari Perancis dan Parmesan dari Italia.

Lokasi bisnis Sirota di Dubrovskoye, arah barat Moskow dan tidak sampai 2 km dari hotel tempat tim Perancis menginap.

Para pemain Perancis tampaknya puas dengan makanan di Rusia. “Tidak terlalu berbeda dengan makanan kami di Perancis,” kata gelandang Perancis, Nabil Fekir.

Pejabat media tim Perancis, Philippe Tournon, tidak memberikan penjelasan detil mengenai makanan para pemain Perancis. Tapi dia mengatakan timnya membawa beberapa makanan dari Perancis. “Kami tahu akan menemukan bahan-bahan makanan yang memuaskan di Rusia, termasuk keju,” katanya. (voaindonesia)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BCA Borong 16 Penghargaan di Ajang Infobank 8th Digital Brand Awards 2019 (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 06:40 WIB

BCA Borong 16 Penghargaan di Ajang Infobank 8th Digital Brand Awards 2019

Torehan prestasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali terukir berkat komitmennya dalam membangun solusi perbankan yang tepat untuk nasabah di tengah masifnya transformasi digital saat ini.…

Chief Business Network Management Officer WOM Finance, Antonius Lijadi (kiri), ketika memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Al Ikhlash di Sumur Batu, Jakarta Pusat, Jumat (17/05/2019).

Senin, 20 Mei 2019 - 04:30 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, WOM Finance Berbagi Kebaikan

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), atau WOM Finance, menunjukkan kepeduliannya saat Ramadhan dengan menggelar kegiatan buka bersama dan bakti sosial di 22 masjid di seluruh Indonesia.…

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…