Bimbim Slank Janji Bikin Lagu Jamsos Ketenagakerjaan

Oleh : Herry Barus | Senin, 07 Mei 2018 - 19:15 WIB

Grup Musik Slank (Foto Kapanlagi)
Grup Musik Slank (Foto Kapanlagi)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bimo Setiawan Almachzumi (51) alias Bimbim Slank berjanji akan memenuhi permintaan Direktur Pelayanan dan Kerjasama Antarlembaga BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, untuk membuat lagu yang mudah diingat tentang hak-hak pekerja akan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Itu tadi, dapat 'PR' (pekerjaan rumah, red) agar membuat lagu yang gampang (diingat).. Jadi saat dinyanyikan, langsung..," ujar Bimbing usai penandatanganan kerja sama PT Join Kandidat dan BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (7/5/2018)

Bimbim menjadi komisaris di PT Join Kandidat sebuah perusahaan berbasis IT dengan salah satu produknya yaitu aplikasi berbasis telepon pintar tentang ketenagakerjaan.

Dia berharap seorang pengamen sekali pun sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, seperti risiko kecelakaan, kematian, hari tua dan jaminan pensiun.

Kesadaran tentang jaminan sosial di Indonesia hingga saat ini masih memerlukan partisipasi dari seluruh elemen bangsa agar pelaksanaannya dapat berjalan maksimal.

BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan PT Join Kandidat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja sama dilakukan Ilyas Lubis dengan Direktur Utama PT Join Kandidat, Adistya Fajar Pietarto.

"Kami terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar implementasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dapat berjalan maksimal," ujar Ilyas.

Dijelaskannya, program BPJS Ketenagakerjaan adalah p "Kami mengapresiasi Join Kandidat yang turut memasyarakat jaminan sosial ketenagakerjaan di berbagai kalangan, termasuk slankers," ucap Ilyas.

Maksud dan tujuan dari PKS ini adalah sebagai upaya kerja sama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dari masing-masing pihak untuk saling mendukung dan bersinergi dalam mengajak pekerja melindungi diri dari risiko kerja.

Dalam PKS tersebut, PT Join Kandidat akan mendukung penyebaran informasi melalui media yang dimiliki, seperti media sosial atau media iklan lainnya agar komunitas Join Kandidat mendapatkan informasi program BPJS Ketenagakerjaan, proses pendaftaran dan pembayaran iuran program jaminan sosial ketenagakerjaan.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.