PGN Salurkan Gas ke Industri Berorientasi Ekspor, Serba Gurih Indonesia

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 April 2018 - 09:25 WIB

PT Serba Gurih Indonesia (ist)
PT Serba Gurih Indonesia (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menyalurkan gas bumi ke pabrik permen berorientasi ekspor PT Serba Gurih Indonesia (SGI) di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

"Penyaluran gas bumi PGN ini sebagai dukungan untuk industri Tanah Air semakin kompetitif di pasar dunia. SGI memproduksi permen jahe yang diekspor ke sejumlah negara di Amerika, Eropa, dan Australia," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, pada awalnya, SGI tidak lolos untuk disetujui menjadi pelanggan PGN karena berdasarkan hitungan investasi jaringannya tidak sesuai dengan minimal volume pemakaian. Namun, SGI tetap ingin menjadi pelanggan PGN.

Pabrik permen jahe itu bersedia merogoh kocek hingga Rp575 juta untuk membangun sendiri jaringan agar terhubung dengan jaringan distribusi gas bumi PGN. "SGI sepakat mengeluarkan investasi jaringan dengan skema swadana untuk bisa berlangganan gas," ujar Rachmat.

Akhirnya, kata Rachmat, PGN menyalurkan gas bumi secara perdana ke SGI mulai awal April 2018 dengan tahap pertama 20.000 meter kubik per bulan.

"Dengan animo industri dan model kerja sama yang disepakati seperti ini, kami selaku perusahaan distributor gas bumi semakin merasa tertantang untuk bisa menyalurkan gas bumi dengan lebih andal dan terjamin bagi pelanggan," kata Rachmat.

Saat ini, PGN membangun dan mengoperasikan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang 7.453 km atau setara 80 persen pipa gas bumi hilir seluruh Indonesia, tanpa membebani APBN.

Dari infrastruktur tersebut, PGN mengalirkan gas ke 1.730 pelanggan industri dan pembangkit listrik, 1.964 pelanggan komersial seperti hotel, restoran, dan rumah makan, serta usaha kecil, dan 199.403 pelanggan rumah tangga. Pelanggan PGN tersebut tersebar di 19 kota di 12 provinsi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penghargaan diterima oleh Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa

Senin, 16 Desember 2019 - 19:19 WIB

Mandiri Syariah Dinobatkan Menjadi Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperoleh penghargaan sebagai Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019 dan Peserta Lelang SBSN Terbaik Tahun 2019 dari Kementerian Keuangan…

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.