Arcandra Dorong Norwegia Investasi Pada Sektor EBT di Indonesia Timur

Oleh : Hariyanto | Kamis, 12 April 2018 - 18:34 WIB

Wamen Arcandra di Indonesia-Norway Energy Workshop
Wamen Arcandra di Indonesia-Norway Energy Workshop

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tren penggunaan energi di dunia sudah mulai beralih dari sumber energi fosil menuju sumber energi baru terbarukan (EBT). Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga menyatakan keseriusannya dalam pengembangan EBT. 

Hal ini ditunjukkan dengan menargetkan porsi EBT dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik pada tahun 2025 mencapai 23%. Untuk mencapai target 23% bukanlah sesuatu yang mudah, namun diperlukan upaya yang kuat juga bantuan dari investor baik dalam maupun luar negeri.

"Meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan bukanlah tugas yang mudah, kami harus bekerja keras untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan dengan harga terjangkau, karena kami memiliki target ambisius untuk menyediakan 23% pasokan energi pada 2025, yang berasal dari energi terbarukan," ujar Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar saat membuka acara Indonesia-Norway Energy Workshop hari ini, Kamis (12/4/2018).

Arcandra menjelaskan, untuk mencapai target 23% tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya termasuk merumuskan peraturan seperti tarif untuk menarik investor swasta berinvestasi lebih banyak dalam proyek energi terbarukan.

Arcandra juga menegaskan bahwa untuk mengembangkan energi terbarukan secara progresif diperlukan pihak-pihak lain seperti investor baik dari dalam maupun luar negeri. 

"Kami memastikan bahwa pengembangan energi, khususnya energi terbarukan, memerlukan investasi asing dan kerja sama dengan negara lain. Penting bagi Indonesia dan negara lain untuk berjalan bersama demi mencapai keuntungan bersama," tegas Arcandra.

"Kami mendorong sektor swasta termasuk investor Norwegia untuk berpartisipasi dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia, terutama Indonesia Timur, untuk membantu kami dalam memenuhi kebutuhan energi kepada masyarakat," ujar Arcandra.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Harris, menambahkan bahwa kerja sama pengembangan energi terbarukan dengan Norwegia merupakan langkah yang tepat, Norwegia memiliki pengalaman dalam pengembangan tenaga air sebagai energi, 98% energi kebutuhan energi mereka diperoleh dari pembangkit listrik tenaga air.

Selain itu, Harris mengatakan, Norwegia juga memiliki kemampuan untuk memproduksi mesin-mesin pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan seperti, pembangkit listrik tenaga bayu, air, dan pembangkit listrik tenaga matahari. 

"Kita mengundang mereka untuk menginvestasikan dana mereka di sektor pembangkitan renewable kita, khususnya yang berbasis tenaga air, solar, angin dan waste to energy," ujar Harris.

"Jika pihak Norwegia tertarik untuk mengembangkan energi baru terbarukan di Indonesia menurut saya itu sangat baik sekali," tutup Harris. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Hoshino Resorts Aomoriya

Rabu, 24 April 2019 - 22:00 WIB

Hoshino Resorts Aomoriya Terpilih Jadi Salah Satu dari 20 Ryokan Terbaik di Jepang

Perusahaan Manajemen Hotel, Hoshino Resorts melalui salah satu cabangnya, Hoshino Resorts Aomoriya, dinobatkan untuk pertama kalinya dalam "Top20 Ryokans in Japan by International Travelers…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pameran prosuk kerajinan di INACRAFT 2019

Rabu, 24 April 2019 - 20:15 WIB

Inacraft Targetkan Penjualan Capai Rp 146 Miliar

Menteri Perinduatrian Airlangga Hartarto menyebutkan, penyelenggaraan Inacraft tahun ini, menargetkan transaksi penjualan hingga Rp146 miliar.