Menperin: Implementasi 4.0 Topang Daya Saing Industri TPT Nasional

Oleh : Ridwan | Senin, 09 April 2018 - 08:25 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menetapkan industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebagai salah satu sektor yang akan menjadi percontohan pada implementasi Industri 4.0 di Indonesia.

Guna menopang daya saingnya, Kemenperin terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor ini agar mampu menguasai perkembangan teknologi digital.

Khusus untuk memasok tenaga kerja di industri TPT, kami memiliki Akademi Komunitas Tekstil Solo dan penyelenggaraan Diklat 3in1 (pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja) untuk operator mesin garmen, ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta (8/4/2018).

Selain itu, lanjutnya, Kemenperin gencar melaksanakan program pendidikan vokasi yang link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan di berbagai daerah.

Pemerintah juga tengah membahas terkait perdagangan internasional, agar tarif bea masuk tekstil atau garmen kita bisa di-nol-kan oleh negara lain. Misalnya saja dengan Australia, kami menargetkan CEPA dengan Australia bisa selesai tahun ini. Kami yakin, kalau semua tarif sudah menjadi nol, ekspor tekstil atau garmen kita akan meningkat, dampak positifnya juga akan dirasakan di Jawa Tengah, paparnya.

Di samping itu, Kemenperin fokus mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM) di Jawa Tengah agar siap memasuki era Industri 4.0. Salah satu langkahnya adalah mendorong mereka memanfaatkan e-commerce untuk melakukan bisnis pada era digital saat ini.

Kami punya banyak pelatihan, contohnya workshop e-Smart IKM, ungkapnya.

Menurut Airlangga, generasi milenial menjadi aset penting Indonesia ke depan dalam membangun sektor manufaktur agar semakin tumbuh dan berdaya saing global, seiring dengan bonus demografi yang akan diperoleh pada tahun 2020-2030.

Ada tiga pelajaran yang mutlak dikuasai oleh generasi milenal kita agar bisa bersaing di Industri 4.0, yakni Bahasa Inggris, Statistik, dan Koding, tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR Dito Ganinduto yang turut serta Menperin saat melakukan kunjungan kerja di Semarang beberapa waktu lalu menyambut gembira peluncuran Peta Jalan Making Indonesia 4.0 yang diinisasi oleh Kemenperin dalam memasuki era Industri 4.0.

Jadi, roadmap ini menjadi angin segar bagi perbaikan kondisi industri manufaktur kita, ujarnya.

Dia menilai, implementasi Industri 4.0 akan meningkatkan pengembangan sektor manufaktur dalam negeri.

Misalnya untuk industri TPT, Indonesia perlu mengembangkan pakaian yang lebih spesifik untuk tujuan ekspor, seperti pakaian olahraga atau yang khas nusantara seperti batik.

Indonesia juga perlu meningkatkan keahlian tenaga kerjanya di industri TPT, kata Dito.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Rabu, 18 September 2019 - 22:00 WIB

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Sepertinya film genre horor yang tengah digemari penikmat film menginpirasi Bagiono pemilik rumah produksi Bag Pictures.

Sutedja Sidarta Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence

Rabu, 18 September 2019 - 21:25 WIB

Sutedja Sidarta Darmono: Kedepan, Kawasan Timur Jakarta Akan Sangat Hebat

Melihat indikator dan potensi yang ada, dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan Timur Jakarta diyakini bakal bersaing, bahkan melebihi wilayah Barat Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 18 September 2019 - 21:01 WIB

Kementerian PUPR Mendapat Alokasi Anggaran Rp 120,21 Triliun Pada Tahun 2020

Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 120,21 triliun.

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Rabu, 18 September 2019 - 20:41 WIB

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Melalui produk terbaru tersebut, pelanggan dapat mengikuti investasi mulai dari 1 gram emas dengan masa cicilan paling sedikit 3 bulan, sesuai harga yang ditetapkan saat awal pembelian.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 20:05 WIB

Kemenperin Bentuk Ekosistem Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0. Ada lima poin mengenai manfaat dari ekosistem tersebut.