Bangun Pabrik di Kawasan Industri Tanah Kuning, PT Inalum Masih Tunggu Kepastian Pasokan Listrik

Oleh : Ridwan | Minggu, 25 Februari 2018 - 09:05 WIB

Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto bersama DIRUT PT Inalum Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas)
Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto bersama DIRUT PT Inalum Budi Gunadi Sadikin (Foto: Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Inalum hingga saat ini masih menunggu kepastian pasokan listrik terkait rencana pembangunan pabrik aluminium di Kawasan Industri Tanah Kuning, Kalimantan Utara.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Harjanto saat melakukan kunjungan kerja ke Inalum, yang berlokasi di Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

"Industri ini butuh energi yang cukup besar, makanya perlu harga yang kompetitif juga," kata Harjanto.

Adapun, pasokan listrik untuk Kawasan Industri Tanah Kuning, Kaltara rencananya disalurkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan yang akan dibangun.

Sementara itu, Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Inalum memproduksi sekitar 250.000-260.000 ton aluminium pada tahun 2017. Rencananya, Inalum ingin meningkatkan produksi menjadi 500.000 ton pada 2021. "Peningkatan kita tahun 2017 lebih dari 25 persen dibanding 2016," ucapnya.

Secara jangka panjang, Inalum menargetkan total produksi aluminium mencapai dua juta ton per tahun. Hal ini didukung oleh pabrik Smelting Plan di Kuala Tanjung dan pabrik di Kalimantan Utara. Pabrik di Kalimantan Utara tersebut ditargetkan mulai dibangun 2020.

Dalam rencana bisnis Inalum, Kalimantan Utara akan memproduksi aluminum sebanyak satu juta tonper tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sri Mulyani

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:30 WIB

Sri Mulyani Suntik 12 BUMN Rp 52,57 Triliun, Ini Daftarnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN), posisi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan masyarakat…

Jamaah Haji menunaikan ibadah di Kabah Masjidil Haram Makkah

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:00 WIB

Covid-19 Pukul Bisnis Pariwisata dan Umrah

Wabah virus corona atau Covid-19 memukul sektor pariwisata Indonesia. Sektor yang merupakan salah satu penghasil devisa terbesar itu lumpuh sejak sebulan terakhir.

Bijak Dalam Mengajukan Perizinan SIKM

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:30 WIB

Bijak Dalam Mengajukan Perizinan SIKM

Surat Izin Keluar/ Masuk di Wilayah Provinsi DKI Jakarta (SIKM) merupakan dispensasi terhadap larangan melakukan bepergian yang diberikan kepada orang, pelaku usaha atau orang asing yang bepergian…

Industri Pesawat R80 yang Dirintis BJ Habibie Tak Lagi Masuk Proyek Strategis Nasional

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:02 WIB

Sedih! Pesawat R80 yang Dirintis BJ Habibie Dihapus dari Daftar PSN

Jakarta-Pemerintah pada 29 Mei 2020, memutuskan menghapus dua proyek pengembangan pesawat, yakni R80 dan N245 dari daftar proyek strategis nasional (PSN).

Program Hansaplast Berbagi

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:00 WIB

Upaya Kolaboratif Antara Hansaplast dan Konsumen

Hansaplast (salah satu merek dari Beiersdorf Indonesia) berinisiatif menggelar program Hansaplast Berbagi untuk membantu menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) melalui kemitraan dengan Palang…