PT Bekasi Power Terus Lakukan Negosiasi Dengan PLN Agar PLTGU Dapat Beroperasi Normal

Oleh : Ridwan | Minggu, 18 Februari 2018 - 12:25 WIB

PLTGU PT Bekasi Power (Ist)
PLTGU PT Bekasi Power (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Bekasi Power, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) terus berupaya melakukan negosiasi dengan PT PLN (Persero) agar Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) yang dioperasikan bisa kembali beroperasi normal.

PLTGU Bekasi Power sejak awal 2018 diperlakukan sebagai cadangan dingin atau hanya mengirimkan 0 KWh (reserve shutdown) oleh Pusat Pengatur Beban PT PLN (Persero).

Budianto Liman selaku Direktur Utama Jababeka, mengatakan guna membahas persoalan reserve shutdown, Bekasi Power dan PLN telah bertemu pada 9 Februari 2018. Namun pertemuan tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan agar PLTGU beroperasi normal kembali.

"Dampak kejadian tersebut (reserve shutdown), penghasilan Bekasi Power akan menurun secara signifikan, meskipun gross profit tetap terjaga dengan baik, sehingga dapat menutup beban operasional," ujar Budianto di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pembangkit listrik yang dikelola Bekasi Power tercatat memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan Jababeka. Berdasarkan laporan keuangan sembilan bulan 2017, pembangkit listrik Bekasi Power menyumbang Rp1,15 triliun atau 49,3% dari total pendapatan Jababeka yang mencapai Rp2,34 triliun.

Berdasarkan perjanjian kerja sama (PKS) selama 20 tahun, Bekasi Power sebagai pemegang izin penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum terintegrasi tetap mendapatkan pembayaran atau kompensasi dari PLN dengan basis take or pay kesiapan pembangkit atas biaya kapasitas PLTGU.

Manajemen Jababeka mengungkapkan selama lima tahun pengoperasian PLTGU, Bekasi Power selalu mengikuti ketentuan PKS dan patuh pada ketetapan yang berlaku. PLTGU Bekasi Power di Cikarang, Jawa Barat tercatat memproduksi energi listrik 108 megawatt (MW)-118,8 MW. Energi listrik tersebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik PLN maupun wilayah usaha Bekasi Power melalui skema pembelian kembali.

"Namun sejak awal 2018, Bekasi Power diminta Pusat Pengatur Beban (P2B) PLN untuk mengirimkan nol KWh atau yang dikenal dengan istilah reserve shutdown," ungkap Budianto.

Bekasi Power dinyatakan beroperasi secara komersial sejak diterbitkannya commercial operation date (COD) certificate pada 5 Januari 2013. PLTGU Bekasi Power mengirimkan tenaga listrik yang dihasilkan sesuai perintah pembebanan dari P2B PLN.

Dalam sertifikat COD dinyatakan beban minimun PLTGU Bekasi Power sebesar 108 MW dan maksimun 118,8 MW yang merupakan kapasitas kontrak dengan kesiapan ketersediaan rata-rata setahun sebesar 90% dari kapasitas kontrak.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Iffan Suryanto-President Director Electrolux Indonesia, bersama Barli Asmara-Indonesia Fashion Designer dan Chandra Yudasswara-Electrolux Chef.

Rabu, 24 April 2019 - 23:18 WIB

Electrolux100YearsOfBetterLiving Wujudkan Hidup Lebih Baik bersama Electrolux

Tepat satu abad sudah Electrolux mendampingi pelanggan di seluruh dunia dengan berbagai inovasinya, membantu membentuk kehidupan yang lebih membahagiakan dan berkelanjutan bagi ratusan juta…

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Hoshino Resorts Aomoriya

Rabu, 24 April 2019 - 22:00 WIB

Hoshino Resorts Aomoriya Terpilih Jadi Salah Satu dari 20 Ryokan Terbaik di Jepang

Perusahaan Manajemen Hotel, Hoshino Resorts melalui salah satu cabangnya, Hoshino Resorts Aomoriya, dinobatkan untuk pertama kalinya dalam "Top20 Ryokans in Japan by International Travelers…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.