Semen Tonasa Menargetkan Memproduksi Tujuh Juta Ton

Oleh : Herry Barus | Minggu, 28 Januari 2018 - 18:51 WIB

Ilustrasi Pabrik Semen.
Ilustrasi Pabrik Semen.

INDUSTRY.co.id - Makassar- Perseroan Terbatas Semen Tonasa pada tahun 2018 menargetkan produksi tujuh juta ton semen untuk memenuhi kebutuhan pasar khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

"Untuk tahun ini, kita targetkan jumlah produksi mencapai tujuh juta ton. Memang kita lihat saat ini bisnis semen telah mengalami turbulensi," kata Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan AK di Makassar,  kemarin.

Ia menjelaskan, kondisi industri semen nasional pada tahun 2017 yakni tingginya biaya produksi yang justru tidak berbanding dengan jumlah permintaan dari pasar memang patut menjadi perhatian dari PT Semen Tonasa terhadap jumlah produksinya tahun ini.

Menurut dia, jika melihat kenyataan bahwa kapasistas nasional itu sebanyak 107 juta ton.Namun kebutuhan pasar tidak begitu besar sehingga terjadi over suplai yang hingga mencapai sekitar 40 juta ton.

Kondisi itu, menurut dia, merupakan berdampak dari terjadinya kompetisi yag begitu ketat di pasar industri semen. Bahkan produsen semen juga tidak ada pilihan untuk menurunkan harga jual dipasaran.

"Kita lihat di 2017 itu, penurunan harga cukup lumayan. Sementara disisi yang lain seperti segi properti juga masih lemah," jelasnya.

Pihaknya juga berharap kondisi yang terjadi di 2017 bisa berubah lebih baik sehingga Semen Tonasa bisa memproduksi semen dengan jumlah yang lebih besar kedepan.

Apalagi dengan adanya program pemerintah terkait pembangunaninfrastruktur yang lebih merata termasuk di Kawasan Timur Indonesia.

"Kondisi ini juga dikarenakan situasi penyaluran semen yang lebih banyak terserap di Jawa dan Sumatera yang tengah membangun infrastruktur seperti jalan tol," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KPBS Pengalengan

Selasa, 14 Juli 2020 - 21:10 WIB

Tetap Bertaji Kala Pandemi, Ternyata Ini Strategi KPBS Pengalengan

Sejak mewabahnya penyebaran virus corona, banyak usaha yang gulung tikar sehingga jutaan orang terancam kehilangan pekerjaan. Perusahaan yang masih bertahan pun terpaksa melakukan efisiensi…

Presiden Jokowi (ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:36 WIB

Siap Pangkas 18 Lembaga, Jokowi Yakin 'Kapal' Bakal Bergerak Lebih Cepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan untuk merampingkan 18 organisasi atau lembaga.

Wisatawan menikmati Tanjung Lesung (foto Heriyanto/industry.co.id)

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:16 WIB

Selain Tiket Wisata Harus Murah, Komisi X: Pejabat Pemerintah Harus Turun Duluan ke Destinasi Wisata untuk Memastikan Keamanan Wisatawan

Anggota Komisi X DPR RI Sakinah Aljufri mengatakan bahwa untuk membangkitkan kembali minat wisatawan domestik mengunjungi destinasi wisata Tanah Air, perlu dilakukan promosi berupa tiket wisata…

Politisi PDIP Rahmad Handoyo Ajak Masyarakat Gotong-Royong Selamatkan BPJS Kesehatan

Selasa, 14 Juli 2020 - 19:40 WIB

PDIP Ingatkan Pemerintah: Hati-hati! Ditengah Pandemi Ini, Banyak Orang dan Perusahaan Jahat, Mereka Hanya Ingin Mengeruk Untung

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengingatkan pemerintah agar tidak terjebak dalam permainan perusahaan pemburu rente dalam upaya pengadaan dan produksi vaksin Covid-19, yang hanya ingin…

Ilustrasi Indonesia Eximbank. (Foto: Ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 19:15 WIB

Halo Bank Exim! Komisi XI: Pak James Rompas, Jangan Cuma Urus Debitur Besar, Pembiayaan Ekspor Pengusaha UMKM di Perbanyak

Anggota Komisi XI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengimbau kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank (Bank Exim), untuk tidak hanya menaruh prioritas pembiayaannya…