Pameran Rakernas Kementerian Ristekdikti, BSN Sosialisasikan SNI Biskuit

Oleh : Hariyanto | Jumat, 19 Januari 2018 - 11:26 WIB

Produk Biskuit Ber SNI
Produk Biskuit Ber SNI

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Badan Standardisasi Nasional (BSN) pamerkan produk ber-SNI di pameran Rakernas Kementerian Ristekdikti di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (17/01/2017). 

Penampilan produk ber-SNI dalam pameran diharapkan mempermudah pemahaman masyarakat tentang penerapan SNI.

Sebagaimana diketahui, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan SNI 2973:2011 Biskuit. Standar ini dirumuskan dengan tujuan melindungi kesehatan konsumen, menjamin perdagangan pangan yang jujur dan bertanggung jawab, serta mendukung perkembangan dan diversifikasi produk industri biskuit. 

Standar ini dirumuskan oleh Panitia Teknis 67-04, Makanan dan Minuman, Kementerian Perindustrian yang telah dibahas melalui rapat teknis, dan disepakati dalam rapat konsensus yang merupakan wakil dari konsumen, produsen, lembaga pengujian, lembaga ilmu pengetahuan dan teknologi, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan instansi lainnya.

Standar menetapkan istilah dan definisi, syarat mutu , pengambilan contoh, dan cara uji biskuit. Standar ini berlaku juga untuk produk krekers, kukis, wafer, dan pai.

Biskuit menurut SNI adalah produk bakeri kering yang dibuat dengan cara memanggang adonan yang terbuat dari tepung terigu dengan atau tanpa substitusinya, minyak/lemak, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan.

Syarat mutu SNI Biskuit dengan kriteria uji yang meliputi keadaan, cemaran logam, dan cemaran mikroba. Kriteria Uji Keadaaan meliputi bau, rasa, warna, kadar air, protein, serta asam lemak bebas (sebagai asam oleat). 

Adapun kriteria uji Cemaran logam meliputi timbal, cadmium, timah, merkuri, arsen, serta cemaran mikroba yakni angka lempeng total, coliform, Eschericia coli, Salmonella sp, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, serta kapang dan khamir.

Menurut catatan BSN, hingga saat ini, produsen biskuit di Indonesia yang menerapkan SNI 2 industri dengan 86 merek. Sementara itu, per September 2017 BSN telah menetapkan SNI 11.385 dan jumlah SNI yang telah diwajibkan oleh instansi terkait sejumlah 205 SNI. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20 WIB

Perubahan Postur APBN 2020, Jokowi: Harus Dijaga, Transparan, Hati-hati Moral Hazard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020 pada Rabu (3/6/2020) melalui rapat terbatas secara virtual di Jakarta.…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Rabu, 03 Juni 2020 - 19:21 WIB

Beredar Kabar Anies Perpanjang PSBB, Mal di Jakarta Batal Dibuka, Ini Penjelasan Pemprov

Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan bahwa Mal belum diizinkan beroperasi di Jakarta. Sebelumnya tersiar informasi yang menyebutkan pusat perbelanjaan atau mal akan dibuka kembali pada 5 dan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:52 WIB

Sah! Pemerintah Gelontorkan Rp677,2 Triliun Dana Covid-19, Ini Rinciannya...

Seusai rapat terbatas dengan Presiden melalui video conference, di Jakarta, pada rabu (3/6/2020), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa total anggaran untuk penanganan…

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.