Pemerintah Malaysia Minta Warganya Tunda Perjalanan ke Bali

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 29 November 2017 - 12:24 WIB

Kunjungan Wisman ke Bali (Foto ist)
Kunjungan Wisman ke Bali (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Kuala Lumpur- Kementerian Luar Negeri Malaysia meminta warganya menangguhkan perjalanan ke Bali kalau tidak ada keperluan mendesak sehubungan peningkatan status Gunung Agung dari siaga menjadi awas.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Malaysia Datin Nirvana Jalil Gani mengemukakan seperti dilansir Antara , di Kuala Lumpur, Rabu (29/11/2017)

Menyusul beberapa letusan Gunung Agung, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali telah ditutup sejak pukul 07.15 waktu setempat pada 27 November 2017.

"Pada masa yang sama, pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menaikkan status gunung tersebut daripada tahap III siaga kepada tahap IV awas," katanya.

Hal ini bermaksud, ujar dia, kawasan radius evakuasi diperluas dari enam hingga tujuh kilometer ke 12 kilometer dimana semua aktivitas adalah dilarang.

"Pihak pemerintah juga telah menaikkan status Volcanic Observatory Notice for Aviation ke tahap merah, sekaligus kebanyakan perusahaan penerbangan termasuk Air Asia dan MAS membatalkan penerbangan mereka masing-masing," katanya lagi.

Dia mengharapkan warga Malaysia yang ingin mengunjungi Bali dimohon untuk senantiasa mengikuti perkembangan terkini letusan Gunung Agung dan mendaftar dengan kedutaan melalui twitter dan facebook.

"Sekiranya tiada keperluan, rakyat Malaysia dinasihatkan untuk menangguhkan semua perjalanan ke kawasan yang terkait.

Rakyat Malaysia juga dinasihatkan untuk membeli asuransi perjalanan dan membawa peralatan keselamatan seperti masker untuk melindungi diri dari abu gunung berapi," katanya pula.

Warga Malaysia yang berada di Bali dan terkendala penerbangan mereka disebabkan penutupan Lapangan Terbang Internasional Gusti Ngurah Rai, ujar dia, diminta untuk tenang dan senantiasa mengikuti arahan pihak pemerintah dari waktu ke waktu.

Untuk mendapatkan tindakan selanjutnya, warga Malaysia yang terkendala boleh menghubungi pihak yang kompenten di Bali Tourism Board pada +6281246119889/ +62877554689166 atau operator perusahaan penerbangan masing-masing bagi mendapatkan informasi penerbangan selanjutnya termasuk informasi pembukaan lapangan terbang Ngurah Rai.

"Susulan kenaikan status gunung dan ketinggian abu gunung berapi yang kini mencapai hampir empat kilometer dari kawah, warga Malaysia dilarang oleh pemerintah setempat untuk melaksanakan aktivitas di lingkungan radius 12 kilometer dari kawasan puncak Gunung Agung," katanya lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Cimanggis Cibitung Tollways Rp 400 Miliar

Rabu, 24 April 2019 - 23:26 WIB

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Cimanggis Cibitung Tollways Rp 400 Miliar

BNI Syariah turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah dengan berpartisipasi dalam pembiayaan sindikasi pembangunan proyek jalan tol.Terbaru, BNI Syariah ikut…

Iffan Suryanto-President Director Electrolux Indonesia, bersama Barli Asmara-Indonesia Fashion Designer dan Chandra Yudasswara-Electrolux Chef.

Rabu, 24 April 2019 - 23:18 WIB

Electrolux100YearsOfBetterLiving Wujudkan Hidup Lebih Baik bersama Electrolux

Tepat satu abad sudah Electrolux mendampingi pelanggan di seluruh dunia dengan berbagai inovasinya, membantu membentuk kehidupan yang lebih membahagiakan dan berkelanjutan bagi ratusan juta…

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.