Kawasan Industri Kendal Segera Bangun 100.000 Rumah Pekerja

Oleh : Herry Barus | Jumat, 24 November 2017 - 10:33 WIB

SD Darmono Founder Jababeka bersama Presiden Jokowi dalam acara pweresmian Kawasan Industri Kendal Jawa Tengah - foto / Industry.co.id
SD Darmono Founder Jababeka bersama Presiden Jokowi dalam acara pweresmian Kawasan Industri Kendal Jawa Tengah - foto / Industry.co.id

INDUSTRY.co.id - Solo- Kawasan Industri Kendal akan membangun sebanyak 100.000 unit rumah untuk pekerja sebagai bentuk fasilitas kepada perusahaan yang masuk ke daerah ini.

"Pada tahap awal kami berencana untuk membangun 1.000 unit pada tahun depan," kata Chairman PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono usai mengisi kegiatan "Central Java Investment Business Forum" (CJIBF) di Hotel Solo Paragon Solo, Kamis (23/11/2017)

Sedangkan selebihnya, pihaknya akan mencari investor untuk membangunnya. Terkait dengan nilai investasi pembangunan rumah bagi pekerja, sejauh ini ia belum bisa menyampaikannya.

Darmono mengatakan desain rumah yang akan dibangun bukan berbentuk tapak melainkan flat mengingat jumlahnya yang sangat banyak. Menurut dia, desain tersebut juga banyak diterapkan di negara-negara maju.

Ia menilai pembangunan perumahan di sekitar kawasan industri sangat menguntungkan baik bagi pengusaha maupun para pekerja karena pengeluaran pekerja untuk transportasi bisa berkurang.

"Di sisi lain mereka juga bisa bekerja dengan lebih produktif sehingga menimbulkan keuntungan bagi pengusaha," katanya.

Sementara itu, sejauh ini perkembangan KIK cukup menggembirakan. Ia mengatakan dari target 300 perusahaan, saat ini sudah ada 35 perusahaan yang masuk ke KIK. Sedangkan nilai investasi yang sudah masuk hingga saat ini sebesar Rp6,2 triliun.

Untuk meningkatkan nilai investasi, dikatakannya, Jababeka sebagai pengelola KIK terus membuka diri untuk investor yang akan masuk, salah satunya saat ini sudah tersedia 14 unit "standart factory" atau pabrik siap pakai.

"Selain itu kami juga akan membangun 50 unit ruko dan lapangan golf," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…