INDUSTRY.co.id - MANILA - Trinasolar memasok 35.350 panel surya Vertex N berkapasitas 705W dan 710W untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bugallon 25 MWp di Pangasinan, Filipina. Proyek yang dikembangkan PetroGreen Energy Corporation itu telah beroperasi komersial di pasar listrik WESM Filipina sejak 5 September 2026.

PLTS Bugallon dikembangkan dan dioperasikan oleh Bugallon Green Energy Corporation, bagian dari Rizal Green Energy Corporation, perusahaan patungan antara PetroGreen dan Taisei Corporation Jepang. Proyek ini dibangun melalui Green Energy Auction Program Round 2 dan telah mengantongi sertifikat kepatuhan regulasi dari Energy Regulatory Commission.

Pembangkit tersebut diperkirakan menghasilkan 51 GWh listrik per tahun dan mengurangi emisi karbon dioksida sekitar 36.000 ton per tahun, menambah kapasitas untuk jaringan Luzon.

Trinasolar memasok panel bifacial dual-glass n-type i-TOPCon Vertex N tipe NEG21C.20. Panel dengan koefisien temperatur daya −0,29 persen per derajat Celsius itu dirancang tahan suhu dan kelembapan tinggi untuk kinerja jangka panjang di iklim tropis.

Proyek Bugallon melanjutkan kemitraan Trinasolar dan PetroGreen sejak 2015. Sebelumnya keduanya berkolaborasi di PLTS Tarlac-2 20 MWp, Dagohoy 27 MWp di Bohol, dan Limbauan 40 MWp di Isabela.

Senior VP Business Development and Commercial Operations PetroGreen, Maria Victoria M. Olivar, menyebut konsistensi Trinasolar dalam teknologi terbaru dan pasokan andal sangat penting untuk ekspansi portofolio PLTS PetroGreen di Filipina.

Sementara Group Director Asia Tenggara Trinasolar, Elva Wang, menegaskan PLTS Bugallon mendukung target Filipina meningkatkan porsi energi terbarukan menjadi 35 persen pada 2030.

"Sejak 2013, Trinasolar terus berkembang bersama mitra jangka panjang seperti PetroGreen. Kami bangga menjadi bagian dari perkembangan ini," ujar Wang.