INDUSTRY.co.id - JAKARTA - ASUS Business Indonesia meraih penghargaan The Best Enterprise AI PC Innovation & Commercial Growth Excellence pada ajang Industry Award 2026.
Penghargaan diserahkan CEO INDUSTRYcoid sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti kepada Commercial Country Product Manager ASUS Business Indonesia, Vincent Yang, di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dalam pernyataan tertulisnya, Dewan Juri menilai ASUS Business Indonesia, lini solusi komersial dari ASUS, konsisten memimpin pasar melalui inovasi AI PC enterprise dan pertumbuhan bisnis komersial yang berkelanjutan.
"ASUS Business Indonesia menjadi pelopor era Copilot+ PC melalui ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) dengan Intel Core Ultra X9 388H, NPU 50 TOPS dan total platform 180 TOPS," ujar Dewan Juri.
ASUS Business Indonesia dinilai juga berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis komersial (B2B) sebesar 117% Year-on-Year pada tahun 2025, sekaligus mempertahankan dominasi sebagai pemimpin pasar laptop Indonesia selama 12 tahun berturut-turut dengan pangsa pasar di atas 30%.
Keunggulan lainnya terletak pada keamanan dan ketahanan. Seluruh lini ExpertBook mengadopsi ekosistem ASUS ExpertGuardian berbasis Windows 11 Secured-core PC, dengan sertifikasi BIOS NIST SP 800-155 & 800-193, Microsoft Pluton Security, chip TPM 2.0, serta komitmen pembaruan firmware selama 5 tahun.
ExpertBook Ultra juga dirancang ultra-premium dengan bobot mulai 0,99 Kg, material AZ31B magnesium-aluminium kelas aerospace, layar 14 inci 3K Tandem OLED 1400 nits, serta ketahanan tersertifikasi MIL-STD 810H.
"ASUS Business Indonesia telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dengan menggabungkan inovasi AI PC generasi terbaru dan pertumbuhan komersial yang mengesankan," sebut Dewan Juri.
Dengan penghargaan ini, ASUS Business Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin solusi komersial di Indonesia.
"Penerapan perangkat enterprise ber-NPU 50 TOPS dan komitmen yang teguh terhadap keamanan kelas militer serta pemberdayaan TKDN lokal menetapkan tolok ukur baru bagi teknologi enterprise di Indonesia," tutup Dewan Juri.
Proses Penilaian
Pada ajang ini, penilaian dilakukan melalui tiga lapis pendekatan, yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement.
Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 perusahaan. Selanjutnya, ditetapkan tiga kategori utama, yakni Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan kriteria performa bisnis, ESG, GCG, serta transformasi teknologi.
Acara penghargaan tersebut menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., sebagai keynote speaker yang mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.