Ajak Pelajar, Toyota Tanam 200 Ribu Pohon Bakau di Pesisir Karawang

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 06 Maret 2017 - 16:30 WIB

Toyota Forest Bersama Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Agus Justianto, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Menanam Pohon Bakau
Toyota Forest Bersama Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Agus Justianto, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Menanam Pohon Bakau

INDUSTRY.co.id, Karawang - Dengan mengajak para siswa dan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dari seluruh penjuru Karawang, Toyota Indonesia bersama dengan perusahaan pemasok yang tergabung dalam Toyota Manufacturers Club (TMClub), Toyota Equipment and Facilities Club (TEFC), Toyota Indonesia Adventurers Club (TIAC), pada hari Rabu, (1/3/2017) mengadakan penanaman 200 ribu pohon bakau yang berlokasi di Pantai Pedes, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.

Untuk kali ini, dengan mengangkat tema 'Penanaman Raya', melibatkan 1.000 siswa SMP dan SMA di wilayah Karawang untuk ikut serta berpartisipasi untuk penghijauan di pesisir pantai yang rawan terkena bencana abrasi. Ribuan pelajar ini terjun langsung untuk turut serta menjadi bagian dari perbaikan ekosistem serta peningkatan kualitas kehidupan kota.

Wakil Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, mengatakan, "Grup Toyota di Indonesia menaruh perhatian besar terhadap kelestarian lingkungan hidup dan berupaya untuk terus menerus melakukan aktivitas penghijauan melalui Toyota Forest," ujarnya melalui siaran pers yang diterima oleh Industry.co.id, Jakarta, Senin (6/3/2017)

Ia melanjutkan, Kami ingin menanamkan dan meningkatkan kesadartahuan para pelajar akan pentingnya keberadaan ekosistem sebagai penunjang kehidupan, serta menyebarkan semangat kepada generasi muda agar terlibat secara aktif sehingga perubahan lingkungan ke arah positif dapat kita capai bersama.

Sebelumnya, pada Jumat 24 Februari 2017 lalu, Toyota Forest menanam 100 ribu pohon bakau di Pantai Utara Semarang dan kota Kendal. Penanaman dikedua kota tersebut bertujuan untuk menumbuhkan biodiversity atau keanekaragaman hayati dan sebagai penyerap unsur karbon di udara.

Dengan penanaman pohon di hutan-hutan bakau ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar seperti mengurangi abrasi yang rawan terjadi di pesisir pantai dan mendukung kelestarian biodiversitas laut yang kaya dan melimpah. Bakau juga memiliki kemampuan besar dalam menyimpan dan menyerap karbondioksida yang merupakan salah satu gas penyumbang perubahan iklim.

"Toyota memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi kepada pelestarian lingkungan. Kami mencanangkan target untuk mengurangi dampak negatif dari emisi kendaraan serta proses produksi kendaraan yang tertuang dalam Toyota Environment Challenge 20501. Seluruh afiliasi Toyota di dunia termasuk Indonesia menjalankan tiga pilar utama komitmen pelestarian lingkungan ini yaitu ever-better cars, ever-better manufacturing, dan enriching lives of communities,” pungkas, Warih menutup pembicaraan.

Dengan penanaman di Karawang dan Semarang ini, Grup Toyota Indonesia telah menanam 1.3 juta pohon bakau yang tersebar di sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Selain Karawang dan Semarang, lokasi penanaman Kepulauan Seribu, Bekasi, Cilamaya, ditambah dengan penanaman di Bantul, Demak, Surabaya, serta Banyuwangi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inarno Djayadi Dirut BEI (Foto Tribunnews)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:15 WIB

BEI Bakal Percepat Periode Penyelesaian Transaksi Bursa Jadi T Plus Dua

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mempercepat periode penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2. Itu artinya, penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang…

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:03 WIB

Gelombang Ekstrem Masih Terjadi Seminggu ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter hingga empat meter atau dalam kategori ekstrem dan berbahaya masih akan terjadi dalam…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:58 WIB

DirjenPAS Akui Kejadian di Lapas Sukamiskin Masalah Serius

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin,…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:54 WIB

DirjenPas Akui Fasilitas Tak Standar di Lapas Sukamiskin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di Lembaga…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:45 WIB

Pekan Lalu, Indeks Harga Saham Gabungan Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 1,2% ke posisi 5.872,78 sepanjang pekan lalu (16-20 Juli 2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya…