Bank BTN Biayai Kepemilikan Rumah Bagi MBR

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 06 Desember 2018 - 16:54 WIB

Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)
Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, akan membiayai kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Sejak 1976, Bank BTN telah menyalurkan pembiayaan ke sektor perumahan. Hingga kini, sudah 4,2 juta unit rumah yang pembangunannya dibiayai Bank BTN," ujar Maryono, Direktur Utama Bank BTN, disela-sela acara Global Business Summit yang diselenggarakan Asosiasi Real Estate Sedunia (FIABCI) di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018). 

Di samping menjadi pemimpin pasar di bisnis pembiayaan perumahan (KPR), demikian Maryono, pangsa pasar KPR Bersubsidi Bank BTN hingga kini telah mencapai 94%.

Maryono menuturkan, pembiayaan perumahan Bank BTN tahun ini ditargerkan mencapai 750.000 unit rumah. Manajemen Bank BTN optimistis, target tersebut dapat tercapai, sehingga target pembiayaan perumahan Bank BTN pada 2019 ditingkatkan menjadi 850.000 unit.

"Kebutuhan akan perumahan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kelas menengah. Karena itu, peran para pengembang terus dibutuhkan," ujar Maryono.

Pemerintah, tambah Maryono, saat ini memiliki Program Satu Juta Rumah guna memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat yang terus bertumbuh.

Bank BTN adalahi salah satu bank yang mendukung keseluruhan ekosistem industri perumahan dan membantu pembiayaannya. Sementara itu, para pengembang membantu dari sisi penyediaan pasokan. Adapun pemerintah pusat membantu dari sisi kebijakan dan pengalokasian subsidi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

"Penyediaan perumahan tidak hanya urusan bank sebagai penyedia pembiayaan atau pengembang sebagai supplier. Tapi itu juga butuh peran pemerintah  pusat dan daerah untuk menyediakan iklim usaha yang kondusif dengan perijinan yang ramah," jelas Maryono.

Selain terus berupaya meningkatkan penyaluran KPR, Bank BTN juga terus mengembangkan potensi pasar yang ada dengan bergerak ke area digital. Bahkan untuk melayani segmen milenial, perseroan juga telah meluncurkan KPR milenial.

"Keterjangkauan BTN melalui outlet laku pandai, digital banking serta kerjasama dengan stakeholder  tentunya akan memperkuat sumber pembiayaan," ujar Maryono.

Menurut data yang ada, penyaluran KPR yang dilakukan BTN untuk MBR dalam program satu juta rumah sejak 2015 terus meningkat. Jika ditotal sejak 2015 hingga akhir September 2018, BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 2.311.421 unit senilai Rp242,918 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari KPR subsidi sebanyak 1.571.740 unit senilai Rp106,523 triliun dan KPR non-subsidi mencapai 739.681 unit senilai Rp136,395 triliun.

Pencapaian Program Sejuta Rumah BTN dari tahun ke tahun terus meningkat, jika pada tahun 2015 KPR yang disalurkan perseroan baru mencapai 474.099 unit senilai Rp52,452 triliun, maka tahun 2016 penyaluran KPR mengalami kenaikan signifikan menjadi 595.566 unit senilai Rp63,995 triliun. Kemudian angkanya kembali naik pada 2017 sebanyak 667.312 unit senilai Rp71,538 triliun.

Sementara itu Senior Housing Specialis World Bank, Dao Harison mengungkapkan dalam era digital inovasi teknologi membantu menciptakan pasar baru (disruptive innovation) dalam membantu pemerintah Indonesia untuk pengembangan rumah terjangkau.

"Saya melihat dari sisi pengembangan pembiayaan, tujuan ini agar masyarakat mendapatkan rumah layak terjangkau artinya sesuai standar dan Indonesia berada di cincin api, maka diperlukan keamanan," ujar Dao.

Ditambahkan, dengan pengembangan tekonologi juga bisa membuat rumah Hijau. Bank dunia juga sudah memiliki teknologi dalam pembangunan gedung agar bisa tahu seberapa besar hijaunya.

"Terknologi bisa membantu, bagaimana untuk bekerja, ini bukan sekedar profesi tapi juga perubahan," pungkas Dao. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:16 WIB

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik

Dua perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Sucofindo (Persero) dan PT Pindad (Persero) bersinergi dalam wadah Nota Kesepahaman Bersama untuk meningkatkan efisiensi pengunaan asset dan…