Karen: Sebagai Dirut Saat Itu Sudah Menjalankan Tugas Sesuai Prosedur

Oleh : Herry Barus | Senin, 24 September 2018 - 19:15 WIB

Karen Galaila Agustiawan Mantan Dirut Pertamina (Foto Dok Alinea)
Karen Galaila Agustiawan Mantan Dirut Pertamina (Foto Dok Alinea)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Mantan Direktur PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan mengaku dirinya hanya menjalankan prosedur dalam investasi perusahaan tersebut di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

"Saya sebagai Dirut Pertamina saat itu sudah menjalani tugas mengikuti prosedur," katanya menjelang dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (24/9/2018)

Mantan orang nomor satu di perusahaan minyak milik negara itu, menggunakan rompi merah muda bertuliskan Kejaksaan Agung kaget atas penahanan terhadap dirinya itu dan sempat menangis.

Karen Galaila ditetapkan sebagai tersangka melalui Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-13/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018.

Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina (Persero), Genades Panjaitan (GP), sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-14/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018.

Serta mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan (FS) berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-15/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018.

Kasus itu berawal pada 2009 PT Pertamina (Persero) melakukan kegiatan akuisisi (Investasi Non-Rutin) berupa pembelian sebagian aset (Interest Participating/ IP) milik ROC Oil Company Ltd di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia berdasarkan "Agreement for Sale and Purchase-BMG Project" tanggal 27 Mei 2009.

Dalam pelaksanaanya ditemui adanya dugaan penyimpangan dalam pengusulan Investasi yang tidak sesuai dengan Pedoman Investasi dalam pengambilan keputusan investasi tanpa adanya "Feasibility Study" (Kajian Kelayakan), berupa kajian secara lengkap (akhir) atau "Final Due Dilligence" atau tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris.

Hal itu mengakibatkan peruntukan dan penggunaan dana sejumlah 31.492.851 dolar AS serta biaya-biaya yang timbul lainnya (cash call) sejumlah 26.808.244 dolar AS tidak memberikan manfaat ataupun keuntungan kepada PT. Pertamina (Persero) dalam rangka penambahan cadangan dan produksi minyak Nasional yang mengakibatkan adanya Kerugian Keuangan Negara cq. PT. Pertamina (Persero) sebesar 31.492.851 dolar AS dan 26.808.244 dolar Australia atau setara dengan Rp568.066.000.000 sebagaimana perhitungan Akuntan Publik. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

JakCard Bank DKI bisa digunakan di MRT

Minggu, 24 Maret 2019 - 15:34 WIB

Bank DKI Dukung Sistem Pembayaran MRT Jakarta

Terus dorong penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta, Bank DKI mendukung sistem pembayaran berbasis non tunai untuk pengguna MRT Jakarta. Pengguna transportasi MRT Jakarta dapat menggunakan…

Peternak sapi (foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 24 Maret 2019 - 14:45 WIB

Mentan: Produksi Susu Sapi Nasional Meningkat Jadi 1,6 Juta Ton

Bandung Barat - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmen yang besar Kementerian Pertanian untuk peternak telah menghasilkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Minggu, 24 Maret 2019 - 14:30 WIB

BUMN Berbagi Pangan Murah Bagi Masyarakat Brebes

Dalam rangka menyongsong ulang tahun yang ke 21, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Peluncuran All New Ertiga Suzuki Sport (Foto: Ridwan)

Minggu, 24 Maret 2019 - 13:35 WIB

Setelah Jakarta, All New Ertiga Suzuki Sport Hadir di Yogyakarta

Setelah diperkenalkan di Jakarta kemarin (22/3), PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan All New Ertiga Suzuki Sport untuk pelanggan di Kota Yogyakarta.

Kedai Kisah Kopi

Minggu, 24 Maret 2019 - 11:14 WIB

Kedai Kisah Kopi, Siap Manjakan Para Pecinta Kopi

Menyesap kopi sudah menjadi gaya hidup sendiri. Namun berbeda bagi mereka yang sudah jatuh cinta pada kopi, mereka memiliki kisahnya sendiri-sendiri.