Budi Said Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Emas Antam, Arya: Ini Patut Diapresiasi !

Oleh : Wiyanto | Kamis, 18 Januari 2024 - 22:21 WIB

Ilustrasi hukum (ist)
Ilustrasi hukum (ist)

INDUSTRY.co.id-JAKARTA - Penetapan Budi Said, seorang pengusaha properti asal Surabaya, sebagai tersangka dalam kasus rekayasa jual beli emas yang terkait dengan penipuan Antam oleh Kejaksaan Agung RI (Kejagung) diapresiasi.

Langkah tegas yang diambil oleh Kejagung dalam menetapkan Budi Said sebagai tersangka dan melakukan penahanan dinilai merupakan langkah positif dalam menegakkan keadilan dan penyelamatan uang negara.

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga memberikan apresiasi terhadap upaya hukum yang dilakukan oleh Kejagung. Menurut dia, tindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas praktik-praktik tidak sah yang merugikan perusahaan BUMN.

"Saya mengapresiasi tindakan cepat dan tegas Kejaksaan Agung dalam menindaklanjuti kasus penipuan emas Antam. Dari awal saya juga sudah curiga dan merasa aneh bahwa ada yang tidak benar dalam kasus pembelian emas oleh Busi Said ke Antam, dan terbukti kan sekarang!" ujar Arya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa langkah tegas yang diambil oleh Kejagung dinilai tepat dalam upaya menegakkan keadilan dan memberantas tindak kejahatan yang dapat merugikan keuangan negara.

"Saya percaya bahwa Kejaksaan Agung telah melakukan investigasi dengan teliti dan memiliki alat bukti yang kuat untuk menetapkan status tersangka terhadap Budi Said. Kami juga mengapresiasi Masyarakat yang telah menaruh perhatian besar atas penegakan hukum yang berjalan di Kejaksaan Agung agar kasus ini tidak membuat kerugian keuangan negara," ucapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menetapkan Budi Said sebagai tersangka terkait kasus rekayasa jual beli emas Antam. Dalam konferensi pers yang diadakan di Kejagung pada hari Kamis (18/1/2024), Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung Kuntadi juga mengumumkan bahwa Budi Said akan ditahan selama 20 hari ke depan di rutan Salemba cabang Kejagung.

"Pada hari ini status yang bersangkutan kita naikkan menjadi tersangka dan selanjutnya yang bersangkutan kita lakukan tindakan penahanan dan penyidikan selama 20 hari ke depan di rutan Salemba cabang Kejagung," ujar Kuntadi.

Dia menjelaskan, kasus ini sendiri terjadi sekira bulan Maret 2018 sampai November 2018, dimana diduga tersangka bersama dengan saudara EA, AP, EK dan FB, telah melakukan pemufakatan jahat merekayasa transaksi jual beli emas dengan cara menetapkan harga jual di bawah harga yang telah ditetapkan oleh Antam dengan dalih seolah ada diskon dari BUMN emas tersebut.

"Guna menutupi transaksi tersebut, maka pelaku ini menggunakan pola transaksi diluar mekanisme yang ditetapkan Antam, sehingga Antam tak bisa mengontrol keluar masuknya logam mulia dan uang yang ditransaksikan," papar Kuntadi.

Akibat adanya selisih, para pelaku selanjutnya membuat surat yang diduga palsu yang pada pokoknya menyatakan seolah bahwa benar transaksi telah dilakukan dan benar Antam menyerahkan logam mulia.

"Akibatnya jumlah uang yang diberikan tersangka dan yang diserahkan Antam ada selisih yang cukup besar, padahal saat itu Antam tidak menerapkan diskon" jelas Kuntadi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dato Sri Mohammed Shaheen raih APEA 2024.

Jumat, 21 Juni 2024 - 00:28 WIB

Sukses Kembangkan Riyaz Group, Dato Sri Mohammed Shaheen Raih APEA 2024

Dato Sri Mohammed Shaheen pun mengungkap rahasia suksesnya mengembangkan Riyaz Group hingga mendapatkan penghargaan APEA 2024.

Komitmen BPDPKS terhadap peremajaan sawit rakyat

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:00 WIB

BPDPKS, Aspekpir dan PalmCo Dorong Percepatan PSR di Sumut dan Aceh

Ratusan petani kelapa sawit dari Provinsi Sumatra Utara dan Aceh mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Pola Kemitraan yang diselenggarakan di Medan,…

Modena dukung Ubud Food Festival 2024

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:57 WIB

Modena Dukung Ubud Food Festival 2024, Lelang Kompor Freestanding

Didukung Modena, Ubud Food Festival 2024 bertujuan untuk merayakan keanekaragaman kuliner dan budaya Indonesia, serta menggalang dana guna mendukung program-program komunitas lokal.

Direktur Investasi PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang didampingi Sekretaris Perusahaan, Okki Jatnika dan Kepala Kantor Cabang Utama Jakarta, Aris Karyawan bersama dengan Mitra Bayar Bank Mandiri Taspen yang diwakili oleh Distribution Head, Pande Putu Rambiawan menyerahkan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun kepada Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Gatot Eddy Pramono, Msi

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:46 WIB

Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono Terima Pensiunan dari ASABRI

ASABRI Serahkan Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Pensiun Pertama Kepada Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol (Purn) Gatot Eddy Pramono 

Wuling Alvez

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:33 WIB

Harga Mulai Rp214 Juta, Wuling Alvez Paling Unggul di Segmen SUV Kompak

Wuling Motors turut meramaikan segmen sport utility vehicle (SUV) kompak dengan memasarkan Alvez. Memiliki segudang fitur dan spesifikasi, Alvez dinilai sebagai SUV kompak paling sepadan.