Demi Bangsa dan Negara, Jusuf Kalla Bersedia Dampingi Jokowi Dua Periode

Oleh : Herry Barus | Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 WIB

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Jusuf Kalla bersedia kembali mendampingi Joko Widodo dalam Pemilihan Umum presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2019, apabila ketentuan konstitusi memperbolehkan dirinya kembali menjabat sebagai wapres untuk ketiga kalinya.

"Nanti kita lihat perkembangannya, demi bangsa dan negara. Ini kita tidak bicara pribadi saja, (tetapi) bicara tentang bangsa ke depan. Ya tergantung nanti penilaian bangsa ke depan macam mana," kata Wapres Kalla kepada awak media di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (17/7/2018)

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi, ditemui secara terpisah, mengatakan Jusuf Kalla menomorsatukan kepentingan bangsa dan negara.

Sehingga, apabila undang-undang memperbolehkan jabatan wapres lebih dari dua periode, maka Jusuf Kalla bersedia kembali mendampingi Jokowi untuk Pilpres 2019.

"Pak JK itu sebenarnya bersedia saja untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu nomor satu, dan itu tergantung dari Pak Jokowi sendiri. Kita tunggu saja apa yang terjadi di MK," kata Sofjan.

Sebelumnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengajukan permohonan uji materi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, terkait pasal 169 huruf n.

Pasal tersebut mengatur calon presiden dan calon wapres adalah orang yang belum pernah menjabat sebagai presiden atau wapres selama dua kali dalam masa jabatan yang sama.

Frasa 'dua kali dalam masa jabatan yang sama' dapat dimaknai sebagai jabatan berturut-turut maupun tidak berturut-turut walaupun masa jabatan kurang dari 5 tahun. Sehingga Perindo meminta MK menyatakan bahwa kalimat tersebut dimaksudkan untuk masa jabatan yang berturut-turut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rusun Ponpes Cipasung, Tasikmalaya

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:39 WIB

Kementerian PUPR Bangun 27 Rusun Ponpes di Jawa Barat Tahun 2018

Dengan adanya Rusun diharapkan mendukung Ponpes dalam menghasilkan santri yang religius, nasionalis dan berakhlakul karimah

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:30 WIB

BPR Terlu Waspadai Marak Tumbuhnya Fintech

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mewaspadai gempuran "financial technology" atau teknologi finansial yang saat ini mulai merambah di pedesaan.

Asuransi Ilustrasi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Masyarakat Tak Perlu Ragukan Asuransi Syariah

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta masyarakat muslim tidak ragu menggunakan produk asuransi syariah.

Kebun Tembakau

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:00 WIB

Harga Tembakau Kasturi di Jember Berkisar Rp50.000/Kg

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Kasturi Kabupaten Jember Abdurrahman mengatakan harga tembakau kasturi di wilayah setempat cukup bagus yakni berkisar Rp44 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram untuk…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar saat peresmian Kapal Seapup 3 milik PT. Swadaya Sarana Berlian di kawasan pelabuhan Marunda, Jakarta (Foto: Kemenperin)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 07:50 WIB

Resmikan Kapal Seapup 3, Wamen ESDM Minta TKDN Ditingkatkan

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar meresmikan pengoperasian Kapal Self Elevated and Propelled Utility Platform (SEAPUP) 3 milik PT Swadaya Sarana Berlian.