Keramik Bermotif Batik, Suguhkan Suasana Cantik di Meja Makan

Oleh : Anisa Triyuli | Kamis, 17 Mei 2018 - 16:00 WIB

Keramik motif batik mega mendung, Jawa Barat dalam pameran batik Cerah Ceria di Kementerian Perindustrian. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)
Keramik motif batik mega mendung, Jawa Barat dalam pameran batik Cerah Ceria di Kementerian Perindustrian. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Biasanya media batik adalah kain namun berbeda dengan yang satu ini, PT. Golden Manyaran menampilkan perlengkapan makan dan minum berbahan keramik seperti piring, gelas, teko dan lainnya pada pameran batik yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (15-18/5) di Jakarta. Perusahaan ini menawarkan bermacam-macam perlengkapan makan dan minum berbahan keramik yang bermotifkan  batik khas Indoesia.

Batik yang merupakan warisan budaya Indonesia dikenalkan oleh PT. Golden Manyaran dengan inovasi desain batik Indonesia di perlengkapan makan dan minum.

“Kami jadi dulunya kita lebih ke motif bunga dan motif lain seperti garis untuk perlengkapan makan dan minum , tapi kami berinovasi untuk mengeluarkan motif batik khas Indonesia” ujar Nur Wati Marketing PT. Golden Manyaran, pada pameran batik (16/5) di Jakarta.

Nur Wati menambahkan, banyak motif yang ditawarkan pada perlengkapan makan dan minum ini, seperti batik Jawa, seperti Yogyakarta, Cirebon, Solo dan lainnya.

Motif perlengkapan makan dan minum yang paling diminati saat ini yakni motif batik mega mendung dari Jawa Barat, batik klasik, batik kontemporer, serta batik parang.

Proses pembuatan untuk perlengkapan ini pun dilakukan dengan cetak desain dikertas khusus.

“Jadi untuk proses pembuatannya ini kita transfer paper, kita bikin cetak khusus setelah jadi kita temple di medianya lalu kita bakar, untuk proses pembakarannya di suhu 300-500 derajat” katanya.

Harga dari perlengkapan batik ini berkisar 125 ribu sampai 150 ribu per satuan.

“Harga untuk perlengkapan makan dan minum ini berkisar  125 ribu hingga 150 ribu untuk satuan, sedangkan satu set harga bisa berkisar 1 juta” imbuhnya.

Inovasi yang dilakukan dengan menggunakan media lain selain kain merupakan inovasi untuk lebih menciptakan kecintaan terhadap warisan budaya seperti batik yang beragam dari setiap daerah di Indonesia.   Selain itu, inovasi ini juga menyuguhkan suasana cantik di meja makan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono cek pengerjaan Tol Bocimi

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:15 WIB

Pembangunan Infrastruktur Menumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah di berbagai daerah dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, kata Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto Ist)

Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:00 WIB

Menteri Basuki Pastikan Tak Ada Proyek Baru Kecuali Bendungan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tidak ada proyek infrastruktur baru yang dikerjakan Pemerintah pada 2019 kecuali pembangunan bendungan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Menteri PUPR Basuki akan Prioritaskan Belanja Modal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan tambahan alokasi anggaran akan diprioritaskan untuk belanja modal yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.…

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:30 WIB

Rp6,5 Trliun Disiapkan PUPR untuk Prasarana Pendidikan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp6,5 triliun untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan serta pasar induk dalam Anggaran…

Ilustrasi KRL Commuter Line

Jumat, 17 Agustus 2018 - 16:15 WIB

KCI Luncurkan Kartu Commuter Edisi Asian Games 2018

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meluncurkan kartu multi trip (KMT) edisi khusus Asian Games dengan mengambil inspirasi dari maskot Asian Games 2018.