Hadapi Arus Teknologi, Menteri Jonan Paparkan Jurus Leadership di Rakor Pembangunan Daerah DIY

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 April 2018 - 10:00 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta - Menghadapi derasnya arus teknologi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memaparkan jurus jitu leadership (kepemimpinan) untuk diterapkan para pemimpin di berbagai daerah untuk dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Kita tidak bisa menahan zaman, maka kita yang harus ber-'evolusi', bukan 'revolusi' tapi 'evolusi', dari reaktif jadi proaktif, itu kuncinya," ujar Jonan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, Rabu (18/4/2018).

Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut juga turut dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan jajarannya.

Menurut Jonan, selain memiliki pengikut, yang lebih penting bagi seorang pemimpin adalah hasil. "Tunjukkan apa hasil yang telah diraih, tidak perlu bercerita panjang lebar tentang proses lagi, itu sudah bagian way of life, yang penting hasil, bukan popularitas. Kalau harus milih populer atau hasil, saya lebih memilih hasil," lanjutnya.

Selain itu, Jonan berpesan kepada pimpinan DPRD, Bupati/Walikota, dan para pimpinan badan/dinas di DIY yang hadir untuk dapat memberikan contoh nyata. "Untuk dapat mentransfer ilmu kepada orang lain yang berasal dari berbagai rentang usia, mengurangi gap, kuncinya adalah memberi contoh nyata," ujar Jonan.

Menurut Jonan, sangat penting bagi pemimpin memberikan teladan bagi bawahannya. Pemimpin juga harus menentukan target-target keberhasilan jangka pendek sebagai bagian proses transformasi organisasi.

Dan terakhir, leadership bukanlah soal ranking, titel, atau tentang uang, tapi leadership adalah tentang tanggungjawab. "Sedikit tanggung jawabnya, tapi diselesaikan sampai tuntas. Jangan terlalu banyak visi, terlalu banyak kajian tapi masalah organisasi yang simpel justru tak terselesaikan," pungkas Menteri Jonan.

Kehadiran Menteri ESDM pada acara yang mengusung tema "Transformation Leadership: Inspirasi Pembangunan Daerah yang Berkualitas" tersebut diharapkan memberikan inspirasi bagi birokrat Pemda DIY dalam mengelola pembangunan daerah yang berkualitas. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Doc Kementan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:44 WIB

Hasilkan 20 Triliun dalam 3,5 Tahun, Ekspor Obat Hewan Indonesia Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Dalam kurun waktu 3,5 tahun, ekspor obat hewan telah signifikan mendatangkan devisa negara yang cukup besar. Berdasarkan data Direktorat…

Bambang Tribaroto Corporate Secretary Bank BRI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:00 WIB

BRI-Pemprov Perkuat Sistem Informasi Pertanian di Jawa Tengah.

Bank BRI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara puncak perayaan Hari Tani 2018 yang dilaksanakan di Alun-alun Bung Karno, Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah Sabtu (20/10/2018).…

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan (Foto Dok Garuda Indonesia)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan

Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Jumat (19/10/2018) melakukan penandatanganan nota kesepahaman perpanjangan komitmen kemitraan strategis…

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:00 WIB

PT PP Bukukan Kontrak Baru Rp32,45 Triliun

PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi di Indonesia berhasil membukukan kontrak baru Rp32,45 triliun sampai akhir September 2018, naik 1,5 persen dibanding periode yang sama…

Ilustrasi Pertamina EP

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:30 WIB

Pertamina EP Capai Produksi 102 Persen

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) mencatat pencapaian produksi minyak PT Pertamina EP Asset 3 sebesar 12.408 BOPD atau 102 persen dari target 2018 sebesar 12.138 BOPD.