Produsen dan Distributor Sepakati Harga Gula Rp 12.500 per Kg

Oleh : Ridwan | Selasa, 17 Januari 2017 - 09:05 WIB

Ilustrasi Gula (Antaranews.com)
Ilustrasi Gula (Antaranews.com)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan harga gula pasir yang dijual oleh pedagang akan berada di kisaran harga Rp 12.500 per kilogram.

Kepastian ini setelah Kementerian Perdagangan mempertemukan produsen dan distributor gula untuk membuat kerja sama dalam menjaga harga gula pada level ‎tersebut.

"Fasilitasi kemitraan antara produsen dan distributor gula ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan gula dan stabilitas harga gula pada level Rp 12.500 per kg" ungkap Enggar usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman kemitraan antara produsen dan distributor gula di Kantor Kemendag, Senin (16/1/2017).

Enggar menjelaskan, dengan kerja sama ini, Kemendag berharap agar harga acuan gula pasir bisa dijangkau masyarakat dengan pembelian maksimal Rp 12.500 per kg atau bahkan lebih rendah dari harga yang sebelumnya ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, harga gula yang harus dijual di tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg merupakan amanat dari Presiden Joko Widodo. Amanat ini dijalankan melalui skema memperpendek jalur distribusi.

Untuk mencapai target tersebut, beberapa hal yang telah dilakukan, seperti memperpendek jalur distribusi dari produsen ke konsumen dengan meningkatkan peran serta BUMN/BUMD dan sektor swasta dalam pendistribusian gula.‎

Hal ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Dia memastikan, unsur pemerintah akan menjalankan amanat ini melalui berbagai sinergi termasuk dengan pihak swasta. Tujuannya adalah memperoleh keseimbangan sehingga petani bisa tetap sejahtera, pedagang untung, dan konsumen mendapatkan harga terjangkau.

"Sudah menjadi tugas Pemerintah/Pemerintah Daerah bersama BUMN/BUMD dan sektor swasta untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau" kata Mendag.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, tren harga gula menjelang Natal dan Tahun Baru (September-Desember) cenderung naik, meskipun tidak signifikan yakni antara 0,02-0,38 persen. Tren harga pada 2016 lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya yakni turun 2,06 persen. Namun demikian, kondisi tersebut masih di atas harga acuan gula yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar Rp 12.500 per kg.

Harga rata-rata nasional gula pada Januari 2017 sebesar Rp 14.087 per kg atau turun 0,33 persen dibandingkan harga rata-rata bulan Desember 2016 sebesar Rp 14.133 per kg.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Timnas Prancis berhasil menjuarai Piala Dunia usai menumbangkan Kroasia 4-2 dalam laga final Piala Dunia 2018. (FOTO: @FIFAWorldCup /Twitter)

Senin, 16 Juli 2018 - 01:31 WIB

Prancis Juara Piala Dunia 2018 di Rusia

Prancis keluar sebagai juara Piala Dunia 2018 di Rusia. Les Blues menekuk Kroasia 4-2 pada laga final yang digelar di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7).

Suasana Nobar Final Piala Dunia di Kementerian PUPR (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Minggu, 15 Juli 2018 - 22:26 WIB

Nobar Final Piala Dunia, Menteri Basuki Jagokan Tim Kroasia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar acara nonton bareng atau Nonton Bareng Final Piala bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beserta seluruh jajaran keluarga besar…

Piaggio Indonesia Kembali Hadirkan Pameran Mall to Mall

Minggu, 15 Juli 2018 - 21:52 WIB

Piaggio Indonesia Kembali Hadirkan Pameran Mall to Mall

Sebagai kelanjutan dari Strategi Roadmap Premiumisasi, PT Piaggio Indonesia kembali menghadirkan pameran Mall to Mall di Main Atrium Pondok Indah Mall 2, dari tanggal 9 Juli hingga 15 Juli 2018.…

PLTS Ilustrasi (ist)

Minggu, 15 Juli 2018 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pemanfaatan PLTS, Kementerian ESDM Siapkan Regulasi PLTS Atap

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong peningkatkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Ilustrasi Migas (ist)

Minggu, 15 Juli 2018 - 19:30 WIB

Kementerian ESDM: Komitmen Pasti Investasi Migas Senilai US$1 Miliar Lebih Besar Dari Tahun Sebelumnya

Sebanyak 25 kontrak migas gross split yang ada, menghasilkan total komitmen pasti investasi sekitar US$1 miliar atau Rp 14 triliun.