Dua Pengusaha Yaman Jajaki Potensi Impor Keramik Indonesia

Oleh : Hariyanto | Kamis, 18 Januari 2018 - 14:28 WIB

Dua Pengusaha Yaman Jajaki Potensi Impor Keramik Indonesia
Dua Pengusaha Yaman Jajaki Potensi Impor Keramik Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sana'a menerima kunjungan dua pengusaha Yaman yang ingin menjajaki potensi impor keramik Indonesia.

Dalam keterangan pers yang diterima Kamis (18/1/2018), Kedua pengusaha tersebut diterima Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Sana'a Sulthon Sjahril didampingi oleh Staf Ekopensosbud KBRI Sana'a Muhaimin Ahmad Yasin.

Kedua pengusaha tersebut adalah manajer pembelian perusahaan Al-Tamimi for Ceramic and Building Materials Ahmed Abdul Aziz Awadh dan manajer pemasaran dari perusahaan yang sama di Kota Tarim, Hadramaut, Abdul Qawi Awadh Ahmed Al-Awlaqi.

Kedua orang pengusaha Yaman tersebut ingin melakukan kunjungan ke Indonesia untuk menjajaki kemungkinan mengimpor keramik dan bahan-bahan bangunan dari Indonesia serta kemungkinan untuk berinvestasi pada sektor pembuatan keramik di Indonesia.

Perusahaan Al-Tamimi for Ceramic and Building Materials didirikan pada 2007 di kota Tarim, Provinsi Hadramaut, Yaman.

Sebelumnya perusahaan tersebut telah mengimpor keramik dinding per bulannya sekitar delapan hingga 10 kontainer dari India, keramik lantai sebanyak 12 hingga 14 kontainer dari Oman, dan keramik lantai 18 hingga 20 kontainer dari Arab Saudi.

Sementara untuk produk keramik buatan Indonesia mengalami peningkatan penjualan karena diminati oleh konsumen dan mendapat tempat yang baik di pasar setempat di Provinsi Hadramaut, khususnya sejak 2010 hingga 2014.

Produk keramik Indonesia diminati di pasar Hadramaut karena memiliki kualitas yang baik, lebih tebal dan kuat serta harga yang bersaing di pasaran. Produk keramik buatan Indonesia yang dijual di pasar setempat Hadhramaut adalah Roman, KIA, dan Molinek.

Namun, sejak 2015 saat konflik senjata berlangsung di Yaman, pasokan keramik buatan Indonesia mulai berkurang, menurut para distributor keramik buatan Indonesia di wilayah Provinsi Hadramaut.

Untuk itu, Kedua pengusaha Yaman yang datang ke KBRI Sana'a itu berencana untuk menjajaki pembelian keramik ke beberapa perusahaan di Indonesia dengan berkunjung langsung dan menjajaki langsung pasar keramik di Indonesia.

Pengusaha Yaman itu menargetkan dalam kunjungan pertama kali dapat mengimpor keramik buatan Indonesia minimal dua kontainer.

Sementara itu, KUAI KBRI Sana'a telah menyampaikan daftar perusahaan ekportir keramik di Indonesia kepada kedua pengusaha tersebut dan memberitahukan jadwal penyelenggaraan pameran INACRAFT pada April 2018 dan pameran dagang Indonesia pada Oktober 2018.

Pihak KBRI Sana'a juga mengajak pengusaha keramik itu untuk bergabung dalam delegasi kunjungan KBRI Sana'a untuk menghadiri pameran tersebut bersama pengusaha Yaman lainnya.

Selain itu, KUAI KBRI Sana'a juga menyampaikan gambaran secara umum mengenai peluang, kemudahan, dan prosedur berinvestasi di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 26 April 2018 - 23:00 WIB

Bamsoet Pastikan Pesta Demokrasi 2018/2019 Tak Ganggu Kerja Parlemen

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memastikan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 tidak akan mengganggu kerja-kerja parlemen.

Presiden Jokowi dan Pimpinan PKS (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 26 April 2018 - 22:30 WIB

PDIP: Pertemuan Presiden Jokowi-PKS Tidak Pecah Koalisi

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan petinggi PKS tidak bertujuan memecah belah koalisi PKS-Gerindra di Pemilu Presiden (Pilpres)…

Ketua DPP PKS, Al Muzzammil Yusuf

Kamis, 26 April 2018 - 22:00 WIB

Pertemuan Presiden Jokowi-PKS Bicarakan Perkembangan Politik Jelang Pilpres 2019

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Al Muzzammil Yusuf membenarkan ada pertemuan antara petinggi PKS dengan Presiden Joko Widodo sebanyak dua kali secara informal.

Teguh Santosa Sekjen Hubungan Luar Negeri Indonesia-Korut Bertemu Dengan Presiden Presidium Majelis Tertinggi Korea, Kim Yong Nam.

Kamis, 26 April 2018 - 21:53 WIB

Teguh Santosa: Kolonial Cabik-Cabik Persatuan Dua Korea

Perdamaian di Semenanjung Korea merupakan amanat konstitusi baik di Korea Utara maupun Korea Selatan. Selama ini, perdamaian di Semenanjung Korea sulit diwujudkan karena intervensi kekuatan…

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 26 April 2018 - 21:30 WIB

Partai Gerindra Tak Persoalkan Pertemuan Presiden Jokowi-PKS

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan partainya tidak mempersoalkan adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri yang…