CEO Gojek: Banyuwangi Jadi Contoh Keterbukaan Teknologi dan Kolaborasi

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 17 Desember 2017 - 09:00 WIB

CEO Gojek Nadiem Makarim dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
CEO Gojek Nadiem Makarim dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pendiri dan CEO perusahaan platform digital Go-Jek, Nadiem Makariem, datang ke Banyuwangi untuk menjalankan kolaborasi di berbagai bidang bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Nadiem salut pada keterbukaan Banyuwangi pada pendekatan teknologi dan kolaborasi. Pemkab Banyuwangi merangkul banyak inovator sosial berbasis teknologi untuk meningkatkan pelayanan ke warganya.

"Banyuwangi menjadi inkubasi inovasi untuk menunjukkan bahwa kolaborasi pemda dan perusahaan teknologi swasta akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk banyak pihak. Teknologi akan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan dengan efisien. selain itu, teknologi bisa memperbesar skala pelayanan," terang Nadiem.

“Banyuwangi menjadi inspirasi bagi pihak lain, bahwa sebenarnya jika ada kolaborasi, solusi bisa lebih cepat dihadirkan,” kata alumnus Harvard Business School tersebut.

Pemkab Banyuwangi dan Go-Jek sendiri telah berkolaborasi menjalankan layanan antar obat secara gratis bagi warga miskin di kabupaten tersebut. Selain itu, Go-Jek mendukung pengembangan UMKM kuliner lokal dan turut merangkul perusahaan taksi lokal.

Nadiem mengaku bahwa Banyuwangi adalah pemerintah daerah pertama di Indonesia yang berkerja sama resmi dengan Gojek. Dirinya mengapresiasi berbagai program yang digagas pemkab dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat, serta tidak segan untuk bekerja sama dengan pihak lain.

Menurut Nadiem, ada tiga hal yang mendukung inovasi di Banyuwangi bisa berjalan dengan baik. Pertama, asimilasi teknologi dari offline ke online di Banyuwangi berjalan cepat alias Banyuwangi terbuka pada inovasi dan hal baru. Kedua, Banyuwangi terbuka pada kolaborasi.

Ketiga, dukungan pemerintah daerah mampu menciptakan iklim inovasi di jajaran birokrasinya sehingga muncul banyak program kreatif untuk melayani warga.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, daerah yang bisa berkembang adalah yang mau dan bisa berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempermudah warganya.

"Banyuwangi sudah tidak bicara kompetisi, ini eranya kolaborasi. Kolaborasi akan membangun ekosistem. Namanya ekosistem itu tidak bisa hidup sendiri, mereka harus saling terkait untuk bisa saling menghidupkan. Kalau sudah sama-sama, apa-apa bisa lebih mudah digapai," jelas Anas

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

Morgan Stanley Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…