Kebanyakan Regulasi Menumpuk Hambat Kecepatan Pembangunan

Oleh : Herry Barus | Selasa, 24 Oktober 2017 - 03:51 WIB

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)
Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo menjelaskan kebanyakan regulasi yang bertumpuk memiliki potensi tumpang tindih sehingga rentan menghambat kecepatan pembangunan Indonesia.

"Problem besar kita ada di sini. Kenapa tindakan cepat tidak bisa diputuskan, kenapa di lapangan tidak bisa cepat diputuskan. Gara-gara ini salah satunya, gara-gara ini karena terlalu banyak aturan di negara kita," ujar Presiden Jokowi, dalam sambutannya saat Rembuk Nasional 2017 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Senin malam (23/10/2017)

Presiden menjelaskan terdapat 42 ribu peraturan baik undang-undang, peraturan presiden, peraturan menteri, peraturan gubernur hingga peraturan wali kota yang rentan memiliki makna bertentangan.

Kepala Negara juga telah meminta kepada sejumlah kepala daerah untuk tidak membuat peraturan daerah, kecuali beberapa peraturan yang berkualitas.

Jokowi juga mengatakan agar DPR tidak perlu membuat banyak undang-undang hanya sekadar proyek, namun dapat membuat beberapa regulasi yang juga mumpuni.

Presiden berencana untuk berkoordinasi dengan pakar hukum untuk menyesuaikan jumlah peraturan yang dianggap rentan bertentangan untuk mendukung percepatan pembangunan.

"Karena ke depan, bukan negara kuat mengalahkan negara kecil, bukan negara kuat mengalahkan negara yang sedang, tidak. Ke depan itu negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat," kata Presiden.

Selain itu, Jokowi juga menjelaskan dirinya tidak mau hanya sekadar menerima laporan pembangunan infrastruktur dari belakang meja.

Presiden mengatakan akan terus "blusukan" ke daerah-daerah untuk mengawasi langsung progres pembangunan sehingga cepat terlaksana.

Acara Rembuk Nasional 2017 digelar untuk mendalami dan mengkritisi capaian 3 tahun Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dalam 12 bidang pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian khusus.

Pelaksanaan Rembuk Nasional 2017 didahului dengan Rembuk Daerah pada 16 universitas/institut dengan masing-masing pilihan topik yang berbeda.

Para peserta Rembuk Daerah dan Rembuk Nasional terdiri dari akademisi, pakar, praktisi, anggota parlemen, masyarakat dan media massa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) (Foto Abe)

Rabu, 25 April 2018 - 11:39 WIB

Nusantara Infrastructure Bagikan Dividen Interim pada 15 Mei 2018

Setelah tertunda beberapa waktu lalu, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) akhirnya akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2018 periode Januari-Maret sebesar Rp2,5 per saham kepada…

JIIPE Gersik Jawa Timur (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 25 April 2018 - 11:33 WIB

Pengelola Kawasan Industri JIIPE Dukung Aturan Tax Holiday

Pengelola kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) mendukung aturan baru mengenai fasilitas pembebasan pajak penghasilan (PPh) badan atau "tax holiday".

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta Chief Executive Mitsubishi Motors Osamu Masuko saat pelepasan ekspor perdana Mitsubishi Xpander (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 25 April 2018 - 11:18 WIB

Disaksikan Presiden Jokowi, Mitsubishi Lakukan Eskpor Perdana Xpander

Mitsubishi Motor hari ini, Rabu (25/4/2018) dengan bangga mengumumkan peluncuran ekspor atas model small MPV populernya Xpander, dari perakitan Mitsubishi Motors di Bekasi, Indonesia.

Sultra Tenun Carnaval 2018 Meriahkan Even Halo Sultra, di Kendari, Sulwesi Tenggara (Foto: Dok. Kementerian Pariwisata)

Rabu, 25 April 2018 - 11:15 WIB

Digelar, Halo Sultra 2018 Meriahkan Alun-Alun Kendari, Sulawesi Tenggara

Sebagai salah satu cara untuk mengenalkan kain Indonesia, Sulwesi Tenggara menggelar Halo Sultra 2018 di Kawasan Tugu Religi Alun-akun Kendari. Halo Sultra 2018 yang tahun ini dilaksanakan pada…

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) (Foto Ist)

Rabu, 25 April 2018 - 11:06 WIB

Mengawali Tahun 2018, Laba Bersih Waskita Karya Tumbuh Hampir Empat Kali Lipat

Tahun 2018 diawali secara positif, dengan laba bersih meningkat hampir empat kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya.