Minta Permendikbudristek Nomor 30 Ditunda, Djohar DPR: Ini Sangat Mengkhawatirkan...

Oleh : Candra Mata | Kamis, 02 Desember 2021 - 17:29 WIB

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com/ tempo
Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com/ tempo

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin mengatakan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi sebaiknya ditunda. 

Peraturan tersebut dinilai Djohar akan membuat khawatir berbagai pihak, salah satunya orang tua mahasiswa. 
 
"Kita memang maklum, dikhawatirkan itu adalah adanya kekerasan seks dan segala macam di kampus, tapi ada frasa-frasa yang rasanya tidak patut. Nah, aturan tersebut berpotensi melahirkan fenomena baru, terciptanya modus baru, terlindunginya mereka yang melakukan seks bebas atas nama suka sama suka, bisa lain jenis dan sejenis, karena kalau sama-sama suka, dalam frasa itu dibenarkan, ini melanggar undang-undang," ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Djohar menambahkan, Permendikbudristek tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian untuk bisa diperbaiki atau bahkan dicabut. Dikarenakan, frasa-frasa dalam Permendikbudristek ini dinilai dapat merusak masa depan bangsa dengan bebasnya anak-anak Indonesia berbuat sesuatu yang dilarang oleh undang-undang dan agama, tetapi malah terkesan dibenarkan oleh Permendikbudristek tersebut. 
 
"Jadi saya minta ini menjadi perhatian untuk bisa dicabut ataupun diperbaiki karena sangat merusak masa depan bangsa dengan bebasnya anak-anak kita membuat sesuatu yang dilarang oleh undang-undang kita sendiri, dilarang oleh agama apapun, tapi dibenarkan oleh Permen ini. Sekali lagi saya minta ini untuk dicabut atau diperbaiki agar sesuai dengan undang-undang kita yang ada," tegas legislator dapil Sumatera Utara III ini. 

Selain itu, pembahasan terhadap Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual juga masih bergulir di DPR. Oleh karena itu, Permendikbudristek perlu ditunda hingga pembahasan RUU tersebut rampung.
 
"Jadi kalau bisa ditunda dulu, karena Permendikbudristek ini, mengingat undang-undang, RUU tentang Kekerasan Seksual masih menjadi pembahasan di DPR RI. Jadi jelas ini sangat mengkhawatirkan," sambung politisi fraksi partai Gerindra tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Tambang Batu Bara PT Bukit Asam Tbk

Sabtu, 22 Januari 2022 - 07:10 WIB

Bikin Menteri Erick Tersenyum! Kinerja Bukit Asam Dapat Pujian DPR

Jakarta-Meningkatnya ekspor batu bara Indonesia akibat tingginya permintaan dan tingginya harga batu bara internasional, dikhawatirkan mengancam ketersediaan batu bara untuk kepentingan dalam…

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono

Sabtu, 22 Januari 2022 - 07:00 WIB

Manajemen PT Hutama Karya (Persero) dan Menteri PUPR Pastikan SPM Optimal

Guna memastikan peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Jalan Tol Trans Sumatera, Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) bersama manajemen PT Hutama Karya (Persero) (Hutama…

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Sabtu, 22 Januari 2022 - 06:00 WIB

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Dukung Upaya GRANAT Berantas Peredaran Narkoba

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menerima Audiensi Ketua Umum DPP Organisasi Gerakan Anti Narkoba ( Granat) DR. H. KRH. Henry Yosodiningrat, S.H,…

Perwira Brigif 2 Marinir Surabaya Tingkatkan Kemampuan Menembak Pistol

Sabtu, 22 Januari 2022 - 05:40 WIB

Perwira Brigif 2 Marinir Surabaya Tingkatkan Kemampuan Menembak Pistol

Dalam rangka mengasah dan meningkatkan profesionalisme, Perwira Brigif 2 Marinir melaksanakan latihan menembak pistol di lapangan tembak pistol Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur.…

Prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir Laksanakan Cross Country

Sabtu, 22 Januari 2022 - 05:20 WIB

Prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir Laksanakan Cross Country

Dalam rangka uji kemampuan fisik, prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir laksanakan Latihan Perorangan Dasar (LPD) Tw I Tahun 2022 bertempat di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang,…