Ini Dia! Pemenang Indonesia Healthcare Innovation Awards V-2021

Oleh : Wiyanto | Minggu, 28 November 2021 - 15:01 WIB

Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) meraih Platinum Award Kategori SPGDT dalam ajang IHIA V-2021.
Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) meraih Platinum Award Kategori SPGDT dalam ajang IHIA V-2021.

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Ajang kompetisi inovasi bidang kesehatan, Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) V Tahun 2021 akhirnya mengumumkan deretan para pemenang.

Dari total 244 peserta di lima kategori yaitu masing-masing Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Mutu Pelayanan Kesehatan (MPK), Alat Kesehatan (ALKES) dan Teknologi Informasi Kesehatan (TIK) telah dipilih tiga pemenang yang berhak membawa pulang Platinum award, Gold award & Silver award. Para pemenang berhak membawa pulang sejumlah hadiah berupa uang tunai dan alat kesehatan dengan nilai total mencapai ratusan juta rupiah.

Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) sendiri adalah Corporate Social Responsibilty (CSR) PT IDS Medical Systems Indonesia (idsMED Indonesia) yang pertama kali menyelenggarakan ajang tahunan yang bergengsi ini pada tahun 2017. Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada instansi/pemda, individu/kelompok perorangan, akademisi dan berbagai pihak lainnya yang telah berhasil melakukan inovasi dalam upaya mendukung program kesehatan nasional serta meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.

Kategori Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), peraih Platinum award yaitu Inovasi Bimasakti (Bersama Kita Cegah Stunting dengan Komitmen Terintegrasi) dari Puskesmas Kebayoran Baru. Sedangkan peraih Gold Award diraih Inovasi Pak Bamega (Pojok Suami di Posyandu Ciptakan Suami Pedas = Peduli, Waspada, Siaga (Siap Antar Jaga)) oleh DR H Syamsul Adha dari Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dan Inovasi Cek. Dan peraih Silver Award yaitu Cek dan Sadari (Cegah Kanker Serviks dengan Aplikasi MAPLE-S dan Mobil Deteksi Kanker Hibiscus dari Puskesmas Senen, Jakarta Pusat.

Ketegori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) peraih Platinum award yaitu Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Peraih Gold Award jatuh kepada inovasi Aplikasi SPGDT dalam penanganan kegawatdaruratan pandemi Covid-19 oleh PSC119 Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan peraih Silver Award yaitu inovasi PSC Sregep Handal oleh PSC 119 Sregep Kota Cirebon, Jawa Barat.

Ketegori selanjutnya, Mutu Pelayanan Kesehatan (MPK) pemenang Platinum Award adalah Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga sebagai solusi masalah kesehatan di daerah terisolir dari Provinsi Jawa Timur. Pemenang Gold Award yaitu Inovasi Si Peka Bu Siska (Pelaksanaan Sistem Pemantauan Kesehatan Bayi Baru Lahir berbasis Keluarga) dari Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dan pemenang Silver Award yaitu Layanan Kesehatan Pelangi dari DKI Jakarta.

Sedangkan di Kategori Alat Kesehatan (ALKES), peraih Platinum award yaitu Inovasi Bio Saliva dari PT Bio Farma (Persero) dan Nusantic dari Provinsi Jawa Barat. Peraih Gold Award yakni Ventilator I yang diusung sejumlah dokter dari Provinsi Jawa Barat. Dan, peraih Silver Award yaitu SI-SCA : Alat Deteksi Dini dan Intervensi   Resiko Henti Jantung Mendadak dari Jawa Timur.

Terakhir kategori Teknologi Informasi Kesehatan (TIK), peraih Platinum Award yaitu Inovasi Makin STRONG Lawan Covid-19 dengan VICTORI dari Provinsi Jawa Tengah. Peraih Gold Award yaitu Pemetaan 1K Genom SARS-CoV-2 dari Provinsi DKI Jakarta. Dan, peraih Silver Award jatuh kepada Jantungku : Aplikasi Kesehatan Jantung Terintegrasi Bagi Masyarakat Indonesia dari Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder bidang kesehatan yang berusaha terus menciptakan berbagai inovasi selama Pandemi Covid-19. Sebelumnya, Supriyantoro sempat berpikir bahwa jumlah inovasi yang lahir selama pandemi Covid-19 akan sangat sedikit akibat terbatasnya ruang dan waktu selama pemberlakuan kebijakan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Ternyata perkiraan saya salah. Sebaliknya, selama pandemi sangat banyak inovasi-inovasi di bidang kesehatan yang berhasil ditelurkan anak-anak bangsa. Ini menjadi bukti bahwa orang-orang Indonesia tidak kalah kreatif dan inovatif dengan negara lain. Indonesia bisa menciptakan inovasinya sendiri,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Supriyantoro berharap inovasi yang lahir dari IHIA V-2021 dapat dikembangkan dan selanjutnya mampu membangun ekosistem kesehatan yang baik, yang mampu meningkatkan kinerja, efisiensi dan efektifitas dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Jangka panjangnya, inovasi yang berhasil diciptakan ini mampu mengurangi ketergantungan Indonesia akan alat-alat kesehatan impor dari negara lain.

“Di Era Society 5.0 ini, segala aspek kehidupan kita berkaitan erat dengan teknologi. Karenanya, sejalan dengan situasi dan kondisi itu, maka bidang pelayanan kesehatan pun harus mengikuti perkembangan tersebut. Semua komponen perlu berbenah dengan memaksimalkan teknologi IT guna mencapai efektifitas dan efisiensi sumber daya,” imbuhnya.

Salah satu peraih Platinum Award Kategori SPGDT dengan Inovasi JAKFIR (Jakarta Ambulance dan First Responder) dokter Winarto, MARS mengatakan bahwa inovasi besutan Dinas Kesehatan DKI Jakarta tersebut ditujukan untuk memberi kemudahan akses kegawatdaruratan dan penanganan respon kegawatdaruratan sedini mungkin dengan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, kata dia, inovasi ini dapat mempercepat respon time penanganan kegawatdaruratan, mengurangi angka kematian dan angka kecacatan.

“Semoga inovasi kami bermanfaat dan berguna untuk masyarakat luas serta menginspirasi daerah lain untuk meciptakan inovasi tersebut atau bahkan mereplikasinya,” imbuhnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Erick Thohir

Senin, 17 Januari 2022 - 07:00 WIB

Transformasi Industri Gula, Ini Hasil Rumusan National Sugar Summit

Kesenjangan antara kebutuhan dan produksi gula masih cukup lebar, walaupun Pemerintah telah berupaya mendorong pelaku usaha gula untuk meningkatkan produksi. Upaya untuk meningkatkan produksi…

DankormarMayjen (Mar) Suhartono

Senin, 17 Januari 2022 - 06:00 WIB

Dankormar Mayjen (Mar) Suhartono Hadiri Peresmian Monumen TNI AL di Madiun

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono beserta Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Etta Suhartono, menghadiri peresmian tiga Monumen Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista)…

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Fogging ke Rumah-Rumah Warga Perbatasan

Senin, 17 Januari 2022 - 05:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Laksanakan Fogging ke Rumah-Rumah Warga Perbatasan

Satgas Pamtas Yonif 126/KC membantu masyarakat perbatasan di Kampung Kalilapar 1 Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, dalam rangka mengurangi angka penyebaran penyakit malaria. Upaya tersebut,…

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Latihkan Dasar-Dasar Beladiri Pencak Silat

Senin, 17 Januari 2022 - 04:30 WIB

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Latihkan Dasar-Dasar Beladiri Pencak Silat kepada Generasi Muda

Banyaknya warisan budaya Indonesia yang sudah diakui oleh organisasi UNESCO membuat rakyat Indonesia patut merasa bangga, salah satunya warisan budaya bela diri Pencak Silat.

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS dan Santri Membuat Kebun Sayuran

Senin, 17 Januari 2022 - 04:05 WIB

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS dan Santri Membuat Kebun Sayuran

Pesantren Al-Istiqomah merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di Papua tepatnya di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya. Besarnya lingkungan pesantren membuat banyak lahan kosong yang…