Kilang Minyak Pertamina di Cilacap Kembali Terbakar, Komisi VII: Harus Dievaluasi Total

Oleh : Candra Mata | Minggu, 14 November 2021 - 17:20 WIB

Ilustrasi ledakan kilang minyak. (STR/AFP/GettyImages)
Ilustrasi ledakan kilang minyak. (STR/AFP/GettyImages)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtaruddin mendesak PT Pertamina (Persero) melakukan audit forensik terhadap seluruh tangki minyak yang dikelolanya di berbagai daerah.

Hal ini penting dilakukan menyusul kejadian terbakarnya tangki kilang minyak UP IV Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu 13 November 2021. 

Terlebih, kebakaran kilang yang terjadi kali ini bukan kejadian pertama. Tercatat dalam setengah tahun terakhir, kilang minyak Pertamina di Cilacap terbakar dua kali.

Dimana sebelumnya, kilang minyak Pertamina Cilacap juga pernah terbakar pada Jumat 11 Juni 2021 lalu. 

Bahkan, sebelum itu, kebakaran juga terjadi pada kilang lain yakni kilang minyak Pertamina RU VI Balongan Indramayu pada 29 Maret 2021.

"Dengan berulangnya kebakaran tangki pertamina ini, maka dipandang perlu untuk dilakukan audit forensik secara independen dan menyeluruh tangki minyak di kilang-kilang minyak milik Pertamina," tegas Mukhtaruddin dalam keterangannya kepada redaksi INDUSTRY.co.id, Minggu 14 November 2021. 

Menurutnya, kejadian terbakarnya kilang minyak Cilacap perlu diselidiki secara komprehenship dan obyektif.

Dengan begitu diketahui penyebab dari kebakaran tangki tersebut. 

Evaluasi juga menyangkut mitigasi terhadap risiko operasional yang bisa merugikan perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.

Ia menyayangkan Pertamina yang seakan mengabaikan manajemen resiko, karena kejadiannya terus berulang.

"Pertamina harus melakukan evaluasi total kepada semua unit atas kejadian ini. Karena kejadian ini ada indikasi kelalaian. Pertamina mengabaikan manajemen risiko," tegasnya.

"Oleh karena itu perlu diungkap secara tuntas penyebab kebakaran ini secara obyektif dan transparan," sambung Mukhtaruddin yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI itu. 

Di sisi lain, Anggota DPR dari Dapil Kalimantan Tengah ini meminta agar Pertamina menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk tetap menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Karena kejadian tersebut berpotensi mengganggu produksi dan penyaluran BBM ke beberapa daerah yang menjadi wilayah kerja UP IV Cilacap. 

"Langkah antisipasi harus segera diambil untuk menjaga ketersediaan BBM, sehingga tidak mengganggu supply," jelas politisi Golkar tersebut. 

Sekedar diketahui, tangki di kilang UP IV Cilacap, Jawa Tengah, terbakar pada Sabtu (13/11/2021) sekira pukul 19.20 WIB. Sekretaris Perusahaan PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya mengatakan kebakaran terjadi di salah satu tangki produk Pertalite. 

Atas kejadian itu, Pertamina mengevakuasi sekira 80 warga dari Kelurahan Lomanisdi yang berada di sekitar tangki Kilang Cilacap yang terbakar. 

Mereka dievakuasi ke tempat pengungsian sementara di Aula Kelurahan Lomanis dan Masjid Baitul Munir, Lomanis. Sementara untuk pasokan BBM dan elpiji, Pertamina memastikan aman dan tidak mengalami gangguan. 

Pemadaman sendiri dilakukan secara intensif menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar. Sedangkan untuk tangki di sekitarnya dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.

Peristiwa terbakarnya kilang minyak sebagaimana disampaikan General Manager Kilang Cilacap Eko Sunarno terjadi pada pukul 19.10 WIB dan menimpa tangki 36 T-102. Tangki tersebut berisi komponen produk Pertalite sebanyak 31 ribu kiloliter. 

Pertamina langsung melakukan alih tangki komponen produk Pertalite yang tidak terbakar di tangki 36 T-101 ke Terminal BBM Lomanis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono

Senin, 24 Januari 2022 - 05:00 WIB

KASAL Laksamana TNI Yudo Margono Terima Laporan Kenkat 4 PATI TNI AL

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menerima pelaporan Korps Kenaikan Pangkat (Kenkat) 4 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut bertempat di Gedung Neptunus, Markas…

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Beri Bantuan Sembako

Senin, 24 Januari 2022 - 04:30 WIB

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751 VJS Beri Bantuan Sembako, Pakaian Layak Pakai dan Tas Sekolah

Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS tak henti-hentinya menunjukkan wujud kepedulian terhadap warga binaan yang ada diwilayah penugasan masing-masing dengan memberikan bantuan, salah satunya…

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Senin, 24 Januari 2022 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC membantu proses pemakaman salah satu warga meninggal dunia karena sakit di Kampung Sach, Distrik Waris, Kab. Keerom.

Foto pembangunan proyek Apartemen Antasari 45 yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari No. 45, Cilandak, Jakarta Selatan, yang diambil dari atas. (Foto: Apartemen Antasari 45)

Minggu, 23 Januari 2022 - 23:57 WIB

Pengembangan Apartemen 45 Antasari Berlanjut Jadi Antasari Place

AH Bimo Suryono, Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS), menanggapi keluhan yang disampaikan Paguyuban Konsumen Apartemen 45 Antasari yang terdiri dari sekitar 210 pembeli 45 Antasari.

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:08 WIB

BUMD Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Jakarta - Mengawali tahun 2022, PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menerima penganugerahan penghargaan dari Bintang Record Indonesia dengan kategori…