Inovasi Tiada Henti Keramik Centro

Oleh : Dhiyan W Wibowo | Minggu, 21 Mei 2017 - 14:18 WIB

Produk outdoor Centro - images Dok Kemenangan Jaya
Produk outdoor Centro - images Dok Kemenangan Jaya

INDUSTRY.co.id - Produk keramik Centro diposisikan sebagai produk premium, menurut Presiden Direktur PT Puri Kemenangan Jaya, Jusmery Chandra kepada INDUSTRY.co.id, hal tersebut dikarenakan produk centro sangat kuat dalam desain. Karena modelnya yang variatif bahkan sulit dibedakan dengan produk batu alam aslinya. Lihat saja ada keramik yang menyerupai bamboo. Produk keramik Centro untuk pemakaian batu alam bisa menjadi alternatif bagi konsumen saat membangun rumah atau kantor.

Centro keramik menghadirkan kesan natural dan asri, cocok diaplikasikan pada bagian luar ruang, dan tepat digunakan sebagai pelapis dinding. Dengan keramik Centro ini, pemilik rumah dapat lebih bebas berkreasi. Ukuran keramik Centro pun beragam. Tak hanya dalam ukuran konvensional, tersedia juga ukuran yang sebelumnya tidak umum digunakan.

Pemikiran untuk memperindah desain luar ruang kata Jusmery berawal dari pengalaman Sharif, yang saat membangun pabrik agak kesulitan mencari bahan-bahan untuk outdoor. Pengalaman itulah yang mendorong produk brand Centro dan saat ini menjadi satu-satunya pelaku usaha di produk.

Setelah peluncurannya, produk Centro mendapat sambutan pasar yang bagus dan mendorong Grup Kemenangan menambah kapasitas produksinya. Namun Jusmery mengakui, untuk menghasilkan produk generasi pertama bukan perkara mudah. Diperlukan riset dengan membutuhkan waktu enam bulan. Produk itu adalah Centro, Maestro dengan lima motif dengan branded fashion seperti Armani,Bottega, Dior dan Escada.

Melanjutkan sukses periode pertamanya ditahun 2008, Centro kemudian meluncurkan generasi kedua, yaitu Centro Master Piece, dan pada tahun 2010 meluncurkan generasi ketiga bernama Crazy Series. Untuk generasi ini diproduksi 100% menggunakan mesin cetak digital sehingga perusahaan kata Jusmery bisa berkreasi bebas.Kehadiran semua produk ini menurut Jusmery mendatangkan respon bagus dari pasar. Tidak saja pasar dalam negeri tapi juga pasar ekspor.

Yang jelas, kekuatan perusahaan dengan produk Centro menurut Jusmery ada pada desain. Apalagi di industri kemarik Centro merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi digital di tahun 2009. Selain itu juga didukung dengan service yang menyenangkan, dan harga bersaing. Produk Centro menyerap lebih dari 60%. Keramik lainnya adalah merek Potenza, Sultan, King, Omega Tile, Sahara, Stallion Ceramic, Star dan vittoria. hingga tahun 2017 ini sudah lebih dari 100 motif desain yang diluncurkan Centro sejak tahun 2008.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:40 WIB

Ekspor Produk Manufaktur Masih Tertinggi

Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Industri Tekstil

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:01 WIB

Upaya Pemerintah Dongkrak Produktivitas Industri Tekstil dan Pakaian Menuju Lima Besar Dunia

Berdasarkan Making Indonesia 4.0, industri TPT merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang tengah diprioritaskan pengembangannya sebagai pionir dalam peta jalan penerapan revolusi industri…