Langkah Migrasi Sistem Bank Syariah Perlu Didukung

Oleh : Wiyanto | Minggu, 09 Mei 2021 - 00:06 WIB

Migrasi Bank Syariah Indonesia di Aceh Tim PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang bersiap melakukan migrasi ATM ke sistem BSI.
Migrasi Bank Syariah Indonesia di Aceh Tim PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sedang bersiap melakukan migrasi ATM ke sistem BSI.

INDUSTRY.co.id-Aceh - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. Faisal Ali mengemukakan bahwa, Aceh perlu bersyukur bahwa lembaga keuangan syariah, khususnya perbankan, telah beralih ke system Syariah. Meskipun, kewajiban yang diatur dalam LKS Qanun baru jatuh pada tahun 2022.

“Kita perlu memberikan apresiasi yang tinggi dan atas hal tersebut kita perlu bersabar, mendorong dan memberikan dukungan kepada bank Syariah untuk memigrasikan layanan dan sistemnya,” ujar Tgk. Faisal Ali dalam diskusi di salah satu media Aceh pada Jumat (7/8).

Tgk. Faisal mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk tidak mudah memberikan kecaman kepada lembaga keuangan syariah sebab, proses perubahan system bukan sesuatu yang mudah dilakukan dan membutuhkan energi yang luar biasa.

Dalam mengimplementasikan layanan keuangan Syariah, membutuhkan perhatian dan kerja keras seluruh pihak dan tidak hanya menjadi pihak bank. Menurut Tgk. Faisal, semua masyarakat perlu berpartisipasi.

“Bentuknya apa, harus sekeras-kerasnya untuk bersabar, dan terus mendorong serta memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga keuangan itu dalam memperbaiki kelemahan-kelemahan. Jadi, jangan permasalahan teknologi, mudah sekali kita mengecam bahwa ini tidak syariah dan lain sebagainya. Kita harus mengakui dan memahami bahwa mengubah sistem bukan hal yang mudah,” ujar Tgk. Faisal.

Melalui komitmen dan sumberdaya untuk mempersiapkan sistem, lanjut Tgk. Faisal, pada suatu saat rakyat Aceh dan Indonesia pada umumnya, akan melihat kenyamanan dan kedamaian dalam melakukan transaksi dengan perbankan syariah.

Sebelumnya, Head of Corporate Communication PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Eko Nopiansyah menyampaikan bahwa, BSI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat Aceh. Saat ini BSI membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan semua sistem yang sudah menerapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Terkait dengan layanan mesin ATM, lanjut Eko, BSI juga sedang berusaha keras untuk mengatasi berbagai persoalan yang dikeluhkan nasabah. “Saat ini kami sudah menerjunkan 31 tenaga ahli di bidang Teknologi Informasi untuk mempercepat proses migrasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM),” kata Eko saat bersilaturahmi dengan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh di Sekber Coffe di bilangan Simpang Lima, Banda Aceh, Jum’at (7/5/2021).

BSI, memahami sepenuhnya kesulitan dan keluhan masyarakat Aceh. Dan untuk itu, bank Syariah yang baru diresmikan pada 1 Februari 2021 itu berkomitmen untuk mempercepat proses migrasi di Aceh.

Ia memaparkan, dari hampir 900 unit ATM yang dimiliki BSI di Aceh, sekitar 450 unit diantaranya belum berfungsi optimal. “Untuk itu, kami mengerahkan tenaga-tenaga ahli IT kami untuk membenahi ATM-ATM tersebut. Mudah-mudahan, sebelum lebaran, sebanyak 110 unit ATM dari 450 unit (yang belum optimal) tadi, bisa berjalan dengan baik dan dapat melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Eko optimistis.

Tim IT yang didatangkan khusus dari Jakarta itu disebar tugasnya ke dalam tiga area layanan, yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:45 WIB

Untuk Bisa Bertahan di Masa Pandemi, UMKM Harus Punya Digital Skills

Di masa pandemi ini, banyak sekali perubahan yang tanpa disadari semua orang harus mengikutinya. Namun apapun yang terjadi saat ini masyarakat harus membuka diri dan berpikiran terbuka karena…

11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:17 WIB

Ekonomi Kawasan Banten Bakal Tumbuh Pesat, 11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jakarta– PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menandatangani perjanjian kredit sindikasi dan line fasilitas pembiayaan sindikasi…

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:15 WIB

Perlunya Sosilasi Tuk Cegah Meningkatnya Kasus Kekerasan Gender Berbasis Online

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 8,9 persen atau menjadi 171 juta jiwa pengguna membuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan cyber semakin tinggi. Diketahui selama…

Sambal tabur BonCabe Level 50 Max End yang merupakan produk teranyar PT Kobe Boga Utama. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:11 WIB

BonCabe level 50 Max End, Maximize to The End

Jakarta - Para penggemar mie instan dan berbagai makanan gorengan tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya sambal, apalagi sambal botol alias sambal yang dikemas dalam botol dan penggunaannya…

Candi Borobudur

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:00 WIB

Ketum IMI Pastikan The FIM MXGP World Championship 2021 Digelar di Kawasan Candi Borobudur

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan Indonesia akan dua kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan internasional bergengsi…