INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT  Kapuas Prima Coal Tbk (“ZINC”),emiten  yang bergerak  di  bidang  pertambangan  bijih besi   (Fe)   dan   Galena   yang   kemudian diolah menjadi konsentrat timbal (Pb) dan konsentrat    seng    (Zn)    di    Indonesia,memperoleh  restu  dari  para  pemegang saham untuk melakukan proses peminjaman  dana  sebesar-besarnyaRp 1,6  Triliunmelalui  pihak  perbankan.

Advertisement

Aksi Perseroan   tersebut   diputuskan   melalui mekanisme Rapat    Umum    Pemegang Saham    Luar    Biasa    (RUPSLB)yang diselenggarakan    di    Jakarta.

Menurut  rencana,  dana  hasil  pinjaman tersebut akan digunakan untuk menambah modal usahaPerseroan.Padli    Noorselaku Direktur ZINCmengungkapkan,  “Melalui  rapat  hari  ini, kami   sudah   diberikan   izin   oleh   para pemegang    saham    untuk    mengajukan proses pinjaman kepada pihak perbankan dengan   nilai sebesar-besarnya Rp 1.6 Triliun.   Dana   tersebut   akan   digunakan sebagai modal untuk percepatan peningkatan   kapasitas   produksi   ZINC, yang dimana selain untuk produksi timbal dan   seng, Perseroan   juga   berencana untuk   melanjutkan   produksi   bijih   besi untuk dijual di dalam negeri.”

Advertisement

Pada  tahunini,  Perseroan  akan  fokus pada bisnis inti dan menambah kapasitas penambangan dan produksi untuk meningkatkan  kinerja.  Perseroan  optimis kinerja akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan    ekonomi    setelah    adanya vaksinasi  Covid-19.

 “Kami optimis kinerja tahun ini akan lebih baik dari tahun 2020. Hal  ini  didorong  dengan  dengan  adanya peningkatan    harga    komoditas,    serta peningkatan  permintaan  akan  konsentrat timbal  dan  seng  dari  berbagai  negara. Sehingga  dengan  demikian  diharapkan harga     komoditas     akan     stabil, dan penjualan  untuk  komoditas  tersebut  juga dapat terus meningkat,” tambah Padli.

Advertisement

Sebagai  informasi,  dalam  Rapat  Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari    ini,    juga    menyetujui    perubahan susunan   Dewan   Komisaris   Perseroan. Perseroan   telah  menunjuk   Bapak Drs. Bambang  Ghiri,  SE,  MBA,  MH.  sebagai Komisaris Independen yang baru, menggantikan Alm.  Wilmar Marpaung     SH.,     yang     wafat     pada Desember 2020.

“Kami   senang  Bambang bergabung sebagai Komisaris Independen Perseroan  yang  baru.  Beliau merupakan  seorang  profesional,  dimana beliau  akan  membantu  dan  mengawasi dari   sisi Good   Corporate   Governance(GCG) Perseroan ke depan,” tutup Padli.

Advertisement