Ya Ampun Miris Banget! Kondisi Industri Alas Kaki di Tanah Air Hancur-hancuran, Banyak yang Tutup

Oleh : Ridwan | Rabu, 24 Maret 2021 - 16:10 WIB

Produksi Alas Kaki (Foto BBC.com)
Produksi Alas Kaki (Foto BBC.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri alas kaki nasional tengah mengalami kondisi terburuk dampak pandemi Covid-19 di Indonesia yang tidak kunjung usai. Bahkan, banyak pperusahaan menengah hingga kecil yang menutup tempat usahanya. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Dijelaskan Eddy, industri alas kaki di Tanah Air terbagi menejadi 3 layer. Pada layer pertana diisi oleh pabrik merek besar yang orientasinya 100 persen ekspor.

"Yang 100 persen cuma ekspor, dalam hal ini ada merek besar seperti Nike, Adidas Dan Reebok. Untuk layer ini bisa menjaga kinerja perusahaan yang baik serta protokol kesehatan," katanya.

Kemudian layer kedua diisi oleh perusahaan yang produksinya untuk domestik. "Dikelas ini dampak pandemi sangat luar biasa, sedang hancur-hancuran kondisinya. Produksinya hanya 20 - 30 persen saja," terang Eddy.

Menurut Eddy, perusahaan pada layer kedua ini tidak bisa menjaga kinerja perusahaan secara maksimal, dan tidak bisa menjalankan protokol kesehatan secara maksimal. 

Selain itu, perusahaan pada layer kedua ini juga mengalami biaya cost lebih mahal sehingga banyak yang menutup kegiatan operasionalnya. 

"Dan yang saat ini bertahan hanya mampu menjaga produksinya di 30 persen saja," imbuhnya.

Kondisi tersebut, juga terjadi pada layer ketiga yakni IKM. Sekitar 70 persen IKM itu menutup usahanya. 

"PHK tidak terhindarkan dan ada yang dirumahkan juga. Kondisinya memang sulit," tutup Eddy.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Senin, 24 Januari 2022 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC membantu proses pemakaman salah satu warga meninggal dunia karena sakit di Kampung Sach, Distrik Waris, Kab. Keerom.

Foto pembangunan proyek Apartemen Antasari 45 yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari No. 45, Cilandak, Jakarta Selatan, yang diambil dari atas. (Foto: Apartemen Antasari 45)

Minggu, 23 Januari 2022 - 23:57 WIB

Pengembangan Apartemen 45 Antasari Berlanjut Jadi Antasari Place

AH Bimo Suryono, Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS), menanggapi keluhan yang disampaikan Paguyuban Konsumen Apartemen 45 Antasari yang terdiri dari sekitar 210 pembeli 45 Antasari.

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:08 WIB

BUMD Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Jakarta - Mengawali tahun 2022, PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menerima penganugerahan penghargaan dari Bintang Record Indonesia dengan kategori…

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema ponzi atau piramida ilegal.

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:03 WIB

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap Pemilik Aplikasi Robot Trading Ilegal Sistem Ponzi

Jakarta-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema…

Ketum IMI Bambang Soesatyo

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:00 WIB

Ketum IMI Ingatkan Semangat Brotherhood Harus Rekatkan Ikatan Kebangsaan, HUT Ke-3 MBI DKI Jakarta

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengingatkan bagi sebuah organisasi, peringatan hari ulang tahun adalah momen penting, baik sebagai sarana refleksi…