Menteri Sandi Pamer Potret Bareng Wapres, Warganet Soroti Lambang Garuda: Pak, Burung Garuda Kok Nyentrik! Kakinya Bengkok Paruhnya Mangap...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 06 Januari 2021 - 11:20 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Wapres Maaruf Amin
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Wapres Maaruf Amin

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengunggah sebuah potret silaturahmi bersama Wapres Ma'ruf Amin di akun sosial media miliknya.

Dalam unggahannya tersebut, Sandi mengemukakan perkembangan dan strategi pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Setelah berkoordinasi dengan berbagai instansi dan kementerian, sore hari ini saya menemui Bapak Wakil Presiden KH. Maruf Amin membahas sejumlah perkembangan dalam percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional," kata Sandi seperti dilansir redaksi Industry.co.id dari laman Facebook miliknya pada Rabu (6/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Sandi mengutarakan beberapa masukan dari Wapres terkait penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan.

"Bapak Wakil Presiden menegaskan untuk menjadikan budaya bersih sebagai suatu kenormalan baru. Penerapan protokol kesehatan yang ketat lewat K4 atau CHSE harus terus ditingkatkan. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan," ungkapnya.

Selain itu, Wapres sebut Menparekraf Sandi juga menitipkan pendekatan dua klaster, yaitu usaha mikro kecil sebagai satu klaster yang harus diberikan pemberdayaan dan bantuan sosial, kemudian klaster menengah usaha besar yang harus diberikan insentif kebijakan agar mereka bisa bertahan di masa pandemi ini.

Beliau juga sambung Sandi memberikan contoh konsep seperti Balkon Desa, balai ekonomi desa yang sudah dianggap berhasil dan menjadi best practice di salah satu destinasi pariwisata super prioritas, yaitu Borobudur.

"Saya juga mengingat betul pesan beliau yang menginginkan agar pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif dapat melibatkan pesantren. Bagaimana kita menjadikan 28.000 pesantren ini sebuah sarana penggerak dan pencipta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya.

Pesan terakhir yang disampaikan beliau, masih kata Sandi adalah kesiapan lima destinasi super prioritas, yakni meliputi kesiapan pelaku usaha atau sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi bukan hanya infrastruktur yang dibangun, tapi juga peningkatan SDM melalui pemberdayaan.

"Mudah-mudahan tahun 2021 ini menjadi awal kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," pungkas Sandi.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Sandi tersebut telah menuai banyak komentar kritikan dari para warganet.

Lambang Garuda di Kediaman Wapres

Salah satunya ialah terkait lambang Garuda yang terpampang di dinding rumah Wapres yang menurut para warganet tidak proporsional dan terkesan berbeda dengan lambang garuda umumnya.

"Pak sandi, burung garuda di ruangnya pak wapres kok menurut saya nyentrik, seperti teriak dan kakinya kelihatan kurang kokoh. Perlu di bikin standar yang betul pak... libatkan umkm pak utk bikin biar standar," ungkap Amin Rais.

"Maafkan saya , bukan usil , tapi kenapa saya melihat didinding lambang negara NKRI tidak segagah dulu..BURUNG GARUDA YANG GAGAH, TERLIHAT BERWIBAWA..tapi itu ko seperti AYAM.. Yang buatnya tidak ahli membuat LAMBANG NEGARA BURUNG GARUDA YANG GAGAH BERWIBAWA..BUKAN SEPERTI AYAM KEPELESET, PARUHNYA MANGAP..," sebut Nina Cun An.

"Nih lambang Burung Garuda dan PANCASILA waktu sy msh sekolah. Kakinya ga Bengkok, paruhnya ga meringis.. Kokoh Berwibawa," unggah Handra dengan melampirkan contoh foto lambang garuda.

Gambar Burung Garuda kiriman Warganet

Meski demikian, tidak pula sedikit warganet yang mengapresiasi potret silaturahmi Menteri Sandi dengan Wapres.

"Alhamdulillah.. Pak Yai udah muncul ke publik, mudahan memberikan inspirasi kemajuan bangsa mnjadi bangsa yg sejahtera kuat berdaulat adil dan makmur...," tulis Nuryadin Said.

"Kami optimis Bapak Menteri mampu bangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dgn gerak cepat, gerak bersama dan Gaspol. 3 pilar utama bangkit Parekraf ; Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi," ucap Kholis Hyd.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Semen Indonesia Tbk (Ist)

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:31 WIB

Tahun 2020, Pendapatan Semen Indonesia Melorot Sebesar 12,87 Persen

penurunan disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan, akibat kebijakan realokasi anggaran pemerintah.

Label Kemasan

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:24 WIB

Cegah Diabetes, Nutrifood: Masyarakat Harus Cerdas Baca Label Kemasan

Jakarta– Dalam rangka peringatan Hari Obesitas Sedunia, Nutrifood bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Pengawas obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengedukasi…

PT Brantas Abipraya (persero)

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:20 WIB

Mantap!!! Brantas Abipraya Raih Penghargaan K3L Tingkat Dunia

Level ini menunjukkan bahwa Brantas Abipraya telah teruji proaktif sistem budaya K3L-nya baik di lapangan maupun di bagian administrasi melalui hasil survei dan observasi mendalam.

Anggota HIPMI

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:05 WIB

Siap-siap! Jumat Besok, Bos-bos Muda di RI Bakal 'Serbu' Jakarta, Presiden Jokowi Dipastikan Hadir!

Ketua Panitia Rakernas HIPMI XVII Rohalim Boy Sangadji mengatakan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merangkul dan mengajak tokoh nasional baik pengusaha…

Apotik PT Kimia Farma (Persero) (BeritaSatu)

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:03 WIB

Kabar Baik untuk Pelaku UKM, Produknya Bisa Jualan di Apotek Kimia Farma, Begini Caranya

Jakarta - Kabar baik datang untuk para pelaku usaha kecil menengah (UKM) karena produknya berpeluang masuk apotek PT Kimia Farma Tbk.