UMKM di Seluruh Indonesia Diminta Sabar, Tahan Banting & Jangan Putus Asa

Oleh : Ridwan | Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:30 WIB

Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM)
Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM)

INDUSTRY.co.id - Kupang – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meminta semua pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia agar sabar dan tahan banting dalam berusaha di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Harus sabar dan tahan banting. Artinya, kalau pendapatan Anda menurun bahkan usaha Anda harus tutup karena pandemi ini, ya jangan putus aja. Coba bertahan dan bila perlu cari usaha yang sesuai derngan keadaan ini," kata Teten.

Teten mengatakan itu saat menjawab pertanyaan dan keluhan 30 perwakilan dari sekitar 10.000 anggota Koperasi Tana Oba Lais Manekat atau TLM (Melayani dengan Sepenuh Hati) Indonesia di Sukamana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NNT), Jumat (23/10/2020).

Turut mendampingi Teten dalam pertemuan itu adalah Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Supomo dan Deputi Pengawasan Kemenkop dan UKM, Achmad Zabadi dan staf ahli Kemenkop dan UKM, Riza Damanik.

Dalam pertemuan itu Ibu Modesta, anggota Koperasi TLM Indonesia, mengaku berusaha ayam potong. Selama pandemi ini pendapatannya berkurang karena turunnya pembeli.

Modesta mengaku, saat pandemi ini ia dua kali mendapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini LPDB melalui Koperasi TLM Indonesia. Pertama, saya mendapat bantuan sebesar Rp 3 juta. Kedua, saya mendapat bantuan dari Koperasi TLM Indonesia sebesar Rp 4 juta.

"Bantuan-bantuan ini sungguh sangat membantu saya bisa bertahan untuk tetap menjalankan usaha di tengah situasi krisis ini," kata ibu tiga anak ini.

Modesta mengaku berkat usahanya itu ia bisa menyekolahkan anak-anaknya, anak pertama sedang di bangku kuliah, anak kedua di bangku SMA dan ketiga masih di bangku SD.

Sementara Ibu Ruth, penjual sayuran-sayuran segar dan organik mengaku usahanya di saat pandemi ini lumayan stabil. Usahanya berjalan dari dulu karena bergabung dalam koperasi TLM Indonesia.

"Saya sangat terbantu dengan Koperasi TLM Indonesia," kata Ruth yang menanam sayur mayur di pekarangan rumahnya ini.

Ruth mengaku, sebulan pendapatannya dari julan sayur mayur seperti sawi, kangkung, dan sebagainya sebesar Rp 9.000.000. "Sayuran mayur saya jual dari rumah ke rumah. Pasti orang membeli karena sayuran segar dan organik," kata Ruth.

Teten Masduki mengatakan, pelaku usaha akan tetap sukses karena bertahan di saat krisis. Selain itu, harus ada divestifikasi usaha.

"Kalau usaha yang satu mati, maka bisa gerakan usaha uang lain. Inilah namanya tahan banting dan kreatif," kata dia.

Teten mencontohkan seorang penjual batik di Jawa Tengah. Ketika saat ini pandemi ini usaha batiknya lesu, maka sang pengusaha batik mencoba menyediakan dan menjual pakaian rumahan seperti celana pendek, daster dan sebagainya. "Dan ternyata jualan seperti ini sangat laku," kata dia.

Pada kesempatan itu, Teten meminta semua masyarakat Indonesia umumnya dan NTT khususnya terutama pelaku pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi. Sebab, dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya manusia bisa diatasi lewat koperasi.

"Ibu-ibu di sini dan bergabung dan berjuang di koperasi sudah bagus. Dan buktinya kalian semua bisa berusaha bahkan sukses," kata Teten.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MoU Mandiri Syariah dengan PLN

Sabtu, 05 Desember 2020 - 12:04 WIB

Mandiri Syariah Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp1,2 Triliun untuk PLN

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur negeri, salah satunya melalui dukungan finansial belanja modal atau capital expenditure (capex) PT Perusahaan…

Sepeda Kuning Lipat Model Brompton Merek Bamsoet

Sabtu, 05 Desember 2020 - 12:00 WIB

Sepeda Kuning Lipat Model Brompton Merek Bamsoet

Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini mengungkapkan spesifikasi sepeda kuning lipat 'Bamsoet' yang spesial itu. Antara lain memiliki berat 12 Kg, frame set dari chromoly, brake system…

Kegiatan MoU PT Indra Karya (Persero) dan Yayasan Air Adhi Eka di Kementerian PUPR

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:15 WIB

Indra Karya Jalin Kerjasama Strategis dengan Yayasan Air Adhi Eka Kementerian PUPR

Terjalinnya kerjasama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi pada pengerjaan proyek-proyek strategis di sektor Sumber Daya Air.

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:00 WIB

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan…

dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:15 WIB

Cegah Klaster Kantor Lewat Disiplin 3M

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting. Bahkan, banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan…