Wow Luar Biasa! UU Cipta Kerja Buat Dua Perusahaan Raksasa Dunia Enggak Sabar Bangun Pabrik di Indonesia

Oleh : Ridwan | Minggu, 18 Oktober 2020 - 08:45 WIB

Mobil Canggih TESLA
Mobil Canggih TESLA

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pendiri dan CEO Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Bari Arijono menyebut Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) memiliki sisi positif setelah disahkan. Satu di antaranya, akan meningkatkan pertumbuhan investasi di Indonesia.

"Bisa. Asal pelaksanaannya benar, ya," kata Bari saat awak media, (17/10/2020).

Soal pertumbuhan investasi, kata Bari, memang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia. Mengacu catatan ADEI, tingkat pertumbuhan investasi di Indonesia cukup buruk sebelum muncul UU Ciptaker.

Dicukil dari data awal tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 10 persen. Angka itu menurut Bari, cukup ironis jika melihat sumber daya Indonesia.

"Indonesia saat yang sama masih di bawah sepuluh persen, padahal kita punya resource yanc cukup banyak dan punya potensi besar. Namun, kenapa tidak mau masuk," beber dia.

Angka pertumbuhan investasi Indonesia itu, kata Bari, jauh dari catatan milik beberapa negara di Asia Tenggara pada periode yang sama. Bari mengambil contoh pertumbuhan investasi Singapura yang tercatat 30 persen.

"Dibandingkan dengan Singapura saja contohnya negara kecil yang tidak banyak resource, kita kalah jauh. Dengan malaysia itu kita kalah jauh. Dengan Vietnam kita kalah jauh," ungkap dia.

Dia pun mengatakan, beberapa investor asing mulai berminat menanamkan modal ke Indonesia setelah disahkannya UU Ciptaker. Misalnya perusahaan seperti Tesla dan Amazon, yang berencana masuk Indonesia setelah pengesahan aturan tersebut.

"Tesla masuk untuk mobil listriknya. Terus Amazon juga mau membuat logistik di Indonesia. Rencananya begitu. Kalau dua proyek itu terbukti dan kejadian, berarti UU Ciptaker banyak manfaatnya. Jadi lihat dampaknya saja, karena apa pun UU itu, ada dampak positif dan negatifnya," kata Bari

Di sisi lain, Baru mengingatkan beberapa hal setelah UU Ciptaker mampu menarik investasi. Misalnya, pengawasan terhadap pengusaha, hingga perlindungan kepada tenaga kerja dalam negeri.

"Artinya apa? Tenaga kerja lokal jangan sampai, UU Ciptaker menjadi senjata baru bagi investor asing, untuk memandatkan UU ini menggunakan tenaga kerja dari negara mereka sendiri. Jadi padat karya lokal, jangan asing," tutur dia. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OPPO A92 6GB

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:43 WIB

OPPO Hadirkan A92 6GB, Intip Apa Saja Keunggulanya

Sebagai penerus A9 2020, kehadiran seri A92 sebelumnya dinilai telah mendapat sambutan yang baik dari konsumen.

Tasyakuran kinerja Mentan Syahrul Yasin Limpo

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:28 WIB

Tiga Catatan Guru Besar IPB Untuk Satu Tahun Kinerja Kementerian Pertanian

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Ahmad Firdaus mengapresiasi kinerja jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) selama satu tahun terakhir. Menurut Prof Firdaus, Kementan dibawah…

Wings Group

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:24 WIB

Wings Group Perluas Portofolio Bisnis Lewat Produk Cairan Pencuci Piring Berbahan Dasar Siwak

Wings Group Indonesia melalui Wings Care, kembali memperluas portofolio bisnis mereka dengan meluncurkan produk cairan pencuci piring, Ekonomi Power Liquid.

Bank BCA

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:03 WIB

BCA Pastiakan Tak Ada Deposito Nasabah yang Hangus

Klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar karena deposito tersebut telah lama dicairkan. Bukti pencairan sudah sampaikan pada agenda pembuktian dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 26 Oktober 2020 - 13:30 WIB

Menperin Agus Gerak Cepat Ciptakan Kawasan Industri Halal

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong sektor manufaktur tanah air agar turut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang mampu bersaing dalam industri halal hingga skala global.