INDUSTRY.co.id - Kementerian Perhubungan menyiagakan tujuh kapal negara untuk membantu korban gempa di Pidie Jaya, Provinsi Aceh yang terjadi pada Rabu (7/12) pagi berkekuatan 6,5 skala Richter.

Advertisement

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, telah menyiagakan satu unit kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan enam unit Kapal Negara (KN) Kenavigasian.

"Saya perintahkan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mengirimkan kapal-kapal dalam rangka membantu masyarakat yang tertimpa musibah dan membantu serta mendistribusikan kebutuhan logistik yang diperlukan seperti kebutuhan pokok, obat-obatan dan hal lainnya," katanya.

Advertisement

Tonny menyebutkan bahwa Kapal Patroli KPLP KN. Sarotama P-112 dari PLP Tanjung Uban akan bergerak menuju Aceh pada Sabtu (10/12) dengan membawa ABK dan logistik yang diperlukan oleh masyarakat Pidie Jaya.

Sedangkan, lanjut dia, dari Distrik Navigasi di lingkungan Ditjen Hubla telah menyiagakan sejumlah kapal negara kenavigasian yang diperintahkan untuk membantu pengiriman logistik melalui laut, yaitu pertama, Distrik Navigasi Sabang akan mengirimkan KN Antares yang akan berangkat ke Aceh pada Jumat (9/12) dengan memuat logistik keperluan pengungsi korban gempa Aceh.

Advertisement

Kedua, Distrik Navigasi Sibolga mengirimkan KN Mandalika diberangkatkan Jumat (9/12) menuju Aceh.

Ketiga, Distrik Navigasi Belawan mengirimkan KN Acrturus yang siap diberangkatkan dan direncanakan membawa logistik yang diperlukan masyarakat Pidie Jaya melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara.

Advertisement

Keempat, Distrik Navigasi Palembang menyiapkan KN Andromedz jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk bergabung dengan tim bantuan lainnya.

Kelima, Distrik Navigasi Teluk Bayur menyiagakan KN Muci dan berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk pemenuhan logistik yang akan dibawa ke Aceh.

Keenam, Distrik Navigasi Tanjung Pinang juga menyiagakan KN Adhara yang akan diberangkatkan setelah berkoordinasi dengan BPBD, Pemerintah Daerah dan SAR setempat untuk memaksimalkan bantuan logistik dan lainnya yang diperlukan oleh masyarakat Pidie Jaya.

"Kapal-kapal tersebut telah disiagakan dan siap diberangkatkan segera setelah bahan logistik yang akan dibawa terkumpul semua dibawah koordinasi BPBD setempat," ujarnya.(iaf)