INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang semester I-2026. Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) ini membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp262,5 miliar atau meningkat 27% secara tahunan (year on year/YoY), lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan penjualan.
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, penjualan bersih CLEO mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh 23,8% YoY. Kenaikan pendapatan tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan di segmen produk botol maupun non-botol, sekaligus memperkuat profitabilitas perseroan.
CEO CLEO Melisa Patricia mengatakan, pertumbuhan laba yang melampaui kenaikan penjualan menunjukkan keberhasilan strategi perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah ekspansi bisnis.
“Kami bersyukur dapat membukukan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus meningkatkan profitabilitas,” ujar Melisa dalam keterangan resminya, Rabu (30/7).
Dari sisi produk, segmen AMDK botol menjadi motor utama pertumbuhan dengan kenaikan penjualan 28,8% YoY. Sementara itu, segmen non-botol juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 20,1% YoY. Produk botol masih menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan perseroan.
Manajemen menilai ketahanan kinerja CLEO tidak terlepas dari rantai pasok yang terintegrasi. Perseroan kini didukung 32 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta lebih dari 11.000 titik distribusi. Jaringan tersebut dinilai mampu memperluas ketersediaan produk sekaligus menekan biaya logistik dan distribusi, mengingat karakteristik produk air minum yang memiliki bobot berat dan membutuhkan ruang angkut besar.
Memasuki paruh kedua 2026, CLEO juga memperkuat kapasitas produksinya melalui pengoperasian pabrik baru di Palu. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus menopang pertumbuhan penjualan pada semester berikutnya.
Selain memperkuat sisi operasional, perseroan terus menggenjot strategi pemasaran melalui pendekatan experiential marketing untuk meningkatkan kedekatan dengan konsumen dan memperluas pengenalan merek.
Salah satu kegiatan yang dijalankan adalah CLEO Run yang digelar di Bekasi pada 26 Juli 2026. Ajang lari sejauh 5 kilometer tersebut diikuti lebih dari 2.000 peserta dan turut dihadiri Wali Kota Bekasi serta brand ambassador CLEO, Nikita Willy.
“Melalui berbagai kegiatan, antara lain seperti lomba lari tersebut, kami terus berusaha meningkatkan brand awareness CLEO sebagai air murni yang segar dan aman dikonsumsi,” tutup Melisa.