Begini Cara DWP Pretoria Isi Kegiatan di Masa Lockdwon

Oleh : Krishna Anindyo | Sabtu, 12 September 2020 - 09:15 WIB

Kain Lokal Shwe-Shwe (Photo by Kemlu)
Kain Lokal Shwe-Shwe (Photo by Kemlu)

INDUSTRY.co.id - Pretoria – Dimasa Lockdown ini kita dapat bisa mempelajari ilmu-ilmu baru. Hal ini juga dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pretoria yang menyelenggarakan pelatihan quilting dan menjahit kain lokal shwe-shwe sebagai pengisi kegiatan dimasa lockdown.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk penghormatan kepada akar-budaya setempat,” ujar Ketua DWP KBRI Pretoria, Umi Al Farisi melalui keterangan yang diterima redaksi pada Sabtu (12/9).

“Ketika tinggal di tempat baru, saya meyakini kearifan lokal dapat diambil dan ditiru. Begitupun kami sekarang di Pretoria. Kegiatan yang memanfaatkan kain khas ini bertujuan untuk semakin menghargai budaya lokal dengan adat istiadatnya," ujar Umi.

Rangkaian kegiatan quilting dan menjahit sebetulnya telah dimulai sejak awal Maret 2020. Kegiatan sempat terhenti sementara sejak Pemerintah Afrika Selatan memberlakukan kebijakan lockdown level ketat selama hampir 2 bulan berturut-turut.

Setelah pemerintah setempat melonggarkan beberapa aturan termasuk relaksasi pertemuan dengan jumlah peserta terbatas, DWP KBRI Pretoria melanjutkan sesi latihan quilting dan menjahit dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Pada sesi quilting, para peserta pelatihan memilih untuk membuat sarung bantal, table runner, dan wall hanging yang dikembangkan dari pola blok-blok awal.

Dengan modifikasi lanjutan menjadi bed cover atau duvet cover, pelatihan quilting di bulan Juni dirasakan sangat tepat saat musim dingin tahun ini adalah musim dingin dengan suhu terendah selama empat tahun terakhir di Afrika Selatan.

Kegiatan jahit-menjahit dilanjutkan dengan membuat rok lilit dari kain khas Afrika, shwe-shwe. Jenis kain katun dimaksud dibawa oleh para koloni ke tanah Afrika pada abad ke-18, kemudian dilokalisasi oleh para wanita suku Xhosa dengan motif-motif geometris dengan warna indigo.

Kain ini diminati oleh para perempuan Afrika karena tampilan rona warna-warna cerah dari kain shwe-shwe yang dapat menonjolkan warna kulit yang lebih gelap.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GP Ansor geruduk Holywings

Minggu, 26 Juni 2022 - 16:12 WIB

Ansor Minta Walkot Jakut Tutup Holywings di Kelapa Gading dan Penjaringan

GP Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Jakarta Utara meminta pemkot setempat mengevaluasi perizinan tempat hiburan Holywings di Wilayah Kelapa Gading, dan Penjaringan.

 Kantor Pusat Kementerian PUPR

Minggu, 26 Juni 2022 - 16:04 WIB

Terapkan Green Building, Kantor Pusat Kementerian PUPR Jadi Destinasi Wisata Sebumi Jakarta City Tour

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung upaya pengurangan dampak emisi karbon akibat pencemaran lingkungan yang salah satunya diterapkan pada bangunan gedung kantor…

Menteri Basuki Kunjungi IPAL Krukut

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:58 WIB

Kunjungi IPAL Krukut, Menteri Basuki : Kurangi Pencemaran, Berikan Nilai Tambah untuk Kota

Memanfaatkan waktu libur akhir pekan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Krukut, di…

Mahasiswa LPDP

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:53 WIB

BPSDM Kementerian PUPR Dorong Generasi Muda PUPR Daftar Beasiswa LPDP

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang merupakan visi Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden…

Pegadaian dan PPATK Gelar Transplantasi Terumbu Karang

Minggu, 26 Juni 2022 - 14:44 WIB

Peringati 2 Dekade Gerakan APU PPT, Pegadaian dan PPATK Gelar Transplantasi Terumbu Karang

PT Pegadaian terus berkomitmen untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan pencucian uang serta pendanaan terorisme di Indonesia. Sebagaimana Arahan Presiden RI di acara Peringatan Dua Dekade…