Ekonom Core: Yang Dibutuhkan Dunia Usaha Bukan Utang Baru yang Justru Memunculkan Kewajiban Atau Tambahan Beban Baru

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:38 WIB

Piter Abdullah, Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics)
Piter Abdullah, Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Masalah yang dihadapi dunia usaha di tengah wabah adalah penerimaan menurun sementara pengeluaran tetap besar.

“Jadi Bantuan yang ideal di tengah wabah itu adalah bantuan mengurangi pengeluaran, subsidi listrik, penghapusan pajak, subsidi gaji pegawai, subsidi bunga,”ujar Ekonom Core Indonesia, Ekonom CORE, Piter Abdullah, dalam keterangan whatsapp-nya kepada INDUSTRY.co.id, Selasa (11/8/2020).

Menurut Piter, yang mereka butuhkan bukan utang baru yang justru memunculkan kewajiban atau tambahan beban baru.

Yang jelas dunia usaha, baik mikro maupun usaha besar, semuanya perlu dibantu agar mereka tidak bangkrut.

“Kalau tidak bangkrut, dunia usaha bisa membantu percepatan recovery ketika wabah berlalu,” ujarnya.

Menurut Piter, industri atau dunia usaha tidak bisa diharapkan bangkit selama wabah masih berjangkit. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah hendaknya memberikan bantuan agar dunia usaha bisa bertahan selama wabah masih berlangsung.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan penjaminan kredit modal kerja kepada korporasi padat karya yang terdampak pandemi Covid-19 mulai dari Rp10 miliar - Rp1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa skema penjaminan yang diterapkan melalui program ini adalah 60 persen oleh pemerintah dan 40 persen oleh perbankan.

Namun bagi korporasi yang dianggap prioritas, pemerintah memberikan penjaminan hingga 80 persen dan 20 persen sisanya ditanggung oleh perbankan.

"Ini agar kita mampu memberikan stimulasi namun ada pencegahan moral hazard yang tetap bertanggung jawab meskipun sebagian besar risikonya tetap diambil oleh pemerintah," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Sri Mulyani menuturkan sektor-sektor prioritas yang masuk dalam cakupan kebijakan ini mencakup sektor pariwisata, otomotif, tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki, elektronik, kayu olahan, furniture dan usaha yang memenuhi kriteria terdampak Covid-19.

Adapun, kriteria sektor usaha yang dijamin adalah jenis usaha yang banyak menyerap tenaga kerja atau memiliki efek multiplier yang signifikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam melakukan penjaminan, pemerintah juga akan melihat pembuktian bahwa perusahaan tersebut memiliki karyawan di atas 300 orang dan dalam hal ini dia juga memiliki multiplier yang tinggi.

"Ini bisa dilihat dari tabel input dan output nya itu masih akurat juga dan ada dokumen rencana penggunaan anggaran itu untuk survival atau daya tahan dari perusahaan maupun daya ekspansi," jelasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (dok INDUSTRY.CO.ID)

Sabtu, 19 September 2020 - 09:47 WIB

Menperin Agus: Industri Otomotif Bakal Melesat di Semester II

Menteri Perindusterian Agus Gumiwangterus memacu kinerja industri otomotif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Hal ini agar sektor strategis tersebut dapat kembali tumbuh memberikan kontribusi…

Danau Toba

Sabtu, 19 September 2020 - 09:20 WIB

Tata KSPN Danau Toba Sebagai Destinasi Wisata Unggulan, Kementerian PUPR Alokasikan Rp1,33 Triliun Pada 2020

Dukungan Kementerian PUPR di antaranya Pembangunan Jalan Lingkar Samosir, Jembatan Tano Ponggol, Revitalisasi Danau Toba, Instalasi Pengolahan Air, Sanitasi, dan Penataan Kawasan Tepi Danau…

Gedung Isolasi RS Covid-19 Pulau Galang di Batam

Sabtu, 19 September 2020 - 09:00 WIB

Gedung Isolasi RS Covid-19 Pulau Galang yang Dibangun Waskita Aman dari Terjangan Puting Beliung

PT Waskita Karya (Persero) Tbk memastikan bangunan yang dikerjakan di RS Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau aman dari terjangan angin puting beliung. Seperti diketahui, Waskita mengerjakan…

Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan melakukan penataan akses masuk truk petikemas

Sabtu, 19 September 2020 - 08:00 WIB

TPK Belawan Lakukan Penatan Akses Masuk Terminal Tingkatkan Layanan

TPK Belawan melakukan penataan akses masuk mulai tanggal 20 Agustus 2020 dan sudah disosialisasikan terlebih dahulu ke Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) dan Asosiasi Logistik dan Forwarder…

Dyah Roro Esti Anggota DPR RI (Foto Ist)

Sabtu, 19 September 2020 - 07:00 WIB

Dyah Roro Esti Ajak Kaum Milenial Terjun ke Dunia Politik

Roro menyadari bahwa cara tercepat membuat sebuah perubahan adalah dengan terlibat aktif di parlemen atau pemerintahan. Semua ini memotivasi dirinya untuk menjadi bagian dari sistem tersebut.…