Geleng-geleng Kepala! 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Anak Buah Menteri: Wajar...

Oleh : Candra Mata | Senin, 29 Juni 2020 - 11:12 WIB

Arya Sinulingga Stafsus Menteri BUMN (idntimes.com)
Arya Sinulingga Stafsus Menteri BUMN (idntimes.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Ombudsman Alamsya Syaragi mengungkap ada sekitar 397 komisaris BUMN dan 167 di anak perusahaan rangkap jabatan dan menerima penghasilan ganda.

“Kira-kira 397 di perusahaan (BUMN) dan 167 di anak perusahaan BUMN, komisaris yang terindikasi rangkap jabatan. Lebih dari separuh jumlah komisaris itu memegang jabatan di kementerian," kata Alamsyah Minggu kemarin (28/6).

Ia juga menyebut 254 orang merangkap jabatan komisaris BUMN yang juga pejabat kementerian seperti direktur jenderal samoai deputi. 

"Yang terbanyak 55 orang di Kementerian BUMN ada 55 orang, Kementerian Keuangan 42 orang, dan Kementerian PUPR 17 orang. Total komisaris yang berasal dari kementrian sebanyak 58% dari 397 komisaris," ungkapnya.

Rangkap jabatan komisaris BUMN juga terjadi di instansi nonkementerian, dan terbanyak yakni TNI 27 orang, Polri 13 orang, dan Kejaksaan Agung. 

"Sedangkan di luar itu, terdapat rangkap jabatan di enam perguruan tinggi. Yang terbanyak ada di Universitas Indonesia 9 orang, UGM 5 orang, dan Unhas 2 orang," ubgkap Alamsyah lagi. 

Menurut Alamsyah, selain data rangkap jabatan ini disinyalir dapat memunculkan konflik kepentingan.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengemukakan bahwa rangkap jabatan di BUMN tidak hanya terjadi di era Menteri Erick Thohir.

“Isu mengenai rangkap jabatan ini kan merupakan isu pengulangan, artinya 5 tahun lalu pun pernah disampaikan juga oleh Ombudsman. Jadi bukan isu baru,” katanya dalam keterangan Senin (29/6).

Atas dasar itu, dia menilai wajar jika ada utusan pemerintah yang ditempatkan di perusahaan tersebut.

“Maka wajar diambilnya dari kementerian-kementerian teknis yang memang paham masalah teknis di perusahaan tersebut,” katanya. 

Arya beralasan jabatan komisaris di BUMN bukanlah merupakan jabatan struktural. Sehingga, orang yang di tempatkan di posisi tersebut tak perlu datang ke kantor setiap hari.

"Yang namanya komisaris tersebut bukan jabatan struktural atau fungsional dan dia bukan day to day bekerja di situ, dia kan fungsinya pengawasan,” pungkas Arya. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pastor Roberto Malgesini, seorang imam berusia 51 tahun ditemukan tewas akibat luka tikam pada Selasa, 15 September 2020 di dekat parokinya di Gereja St. Rocco di Kota Como, Italia/ foto sumber: sesawi.net

Senin, 21 September 2020 - 09:19 WIB

Pastor Ganteng di Italia Ini Tewas Ditikam oleh Imigran yang Biasa Dibantunya

akarta– Pastor Roberto Malgesini, seorang imam berusia 51 tahun ditemukan tewas akibat luka tikam pada Selasa, 15 September 2020 di dekat parokinya di Gereja St. Rocco di Kota Como, Italia.…

Gedung Kementerian ESDM

Senin, 21 September 2020 - 09:19 WIB

Gedung Kementerian ESDM Raih Penghargaan Gedung Hemat Energi se-ASEAN

Pengumuman dan penganugerahan pemenang akan dilakukan pada The 38th ASEAN Ministers on Energy Meeting di Da Nang, Vietnam, November 2020 mendatang.

Pengurangan Risiko Penularan Covid-19 di Transportasi Udara

Senin, 21 September 2020 - 09:05 WIB

Kaji Penguatan Standar Kesehatan pada Transportasi Udara Selama Pandemi, Litbang Perhubungan Gandeng Universitas Indonesia

Jakarta–Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total selama dua minggu terhitung sejak per 14 September 2020.

Pembangunan madrasah

Senin, 21 September 2020 - 09:03 WIB

Kementerian PUPR Genjot Rehabilitasi 780 Sekolah dan 192 Madrasah pada 2020

Tercatat rehabilitasi sekolah yang telah ditangani hingga September 2020 mencapai 2.247 Sekolah dan 334 Madrasah yang sebanyak 780 unit sekolah (SD, SMP dan SMU) dan 192 unit madrasah (Ibtidaiyah,…

Labuan Bajo NTT

Senin, 21 September 2020 - 09:00 WIB

Pembangunan Bandara dan Pelabuhan Disiapkan Dukung Pariwissata Labuhan Bajo

Pembangunan infrastruktur khususnya dalam sektor transportasi harus dilanjutkan karena dapat membantu percepatan ekonomi nasional dengan menciptakan lapangan kerja baru hingga membuka konektivitas…