INDUSTRY co.id - Jakarta, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward memyampaikan soal neraca perdagangan Indonesia pada tahun 2019 yang mengalami defisit sebesar USD 3,19 miliar disebabkan karena adanya defisit migas sebesar USD 9,35 miliar. 

Advertisement

Meski masih mengalami defisit, sebut Dody, namun neraca perdagangan ini mengalami perbaikan dimana terjadi penurunan defisit dari tahun 2018 sebesar USD 8,69 miliar. 

"Kinerja ekspor nonmigas Indonesia juga tercatat surplus sebesar USD 6,15 miliar," kata Dody Edward di Jakarta, Selasa (3/3/2020). 

Advertisement

Ia merinci, bahwa ekspor migas Indonesia mencapai USD 167,53 miliar tahun 2019. 

"Menurun 6,94 persen dibandingkan tahun 2018 yang mencapai USD 180,01 miliar," jelasnya. 

Advertisement

Sedangkan, untuk nilai ekspor nonmigas pada tahun 2018 mencapai USD 154,99 miliar. 

"Menurun 4,82 persen dibandingkan tahun 2018 yang mencapai USD 162,84 miliar," pungkasnya. 

Advertisement