GPS untuk Keamanan Anak dan Ketenangan Orang Tua

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 Februari 2020 - 19:00 WIB

GPS untuk Keamanan Anak dan Ketenangan Orang Tua
GPS untuk Keamanan Anak dan Ketenangan Orang Tua

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Maraknya kasus penculikan anak belakangan ini membuat orang tua khawatir dan harus menciptakan proteksi lebih pada sang buah hati. Anak-anak sangat mudah dirayu dengan uang dan mainan sehingga keamanannya harus diperhatikan secara khusus. Belakangan ini orang tua concern dengan memakaikan GPS di pergelangan tangan anak agar bisa mendeteksi lokasinya kapanpun dan dimanapun, sehingga meskipun jauh dari anak orang tua tetap bisa memantau keamanan anak.

“GPS yang digunakan oleh anak-anak ini kebanyakan berupa jam tangan pintar. Pada tahun 2019, di dunia diketahui lebih dari 20 juta anak-anak diberikan jam tangan pintar oleh orang tuanya. Kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka telah membuka pasar khusus untuk jam tangan pintar khusus anak, “ujar Fiki PR imoo Indonesia

Munculnya pasar untuk jam tangan pintar anak-anak memunculkan imoo, sebuah perusahaan yang berfokus pada teknologi khusus anak. Merek imoo ini mulai merambah pasar Asia Tenggara. Secara global, merek imoo menguasai 9,2% pasar smartwatch dalam tiga bulan pertama tahun 2019, tertinggal di belakang Apple dan Samsung, menurut perusahaan riset pemasaran teknologi Counterpoint.

Mengapa jam tangan pintar dipilih untuk keamanan anak?

Jam tangan pintar selain untuk GPS, memungkinkan anak melakukan panggilan kepada orang tua mereka, video call, dengan pengaturan parent control. Sistem melacak lokasi anak pun cukup canggih karena dibekali dengan fitur 8 type of locating system yaitu GPS, GLONASS, Global servers, base station, Wi-Fi, acceleration sensor, A-GPS positioning, dan camera assist sehingga orang tua bisa melacak keberadaan sang anak yang menggunakan imoo Watch Phone secara detail dan realtime. Selain untuk GPS jam tangan pintar juga bisa digunakan untuk melakukan panggilan bahkan video call untuk berkomunikasi dengan orang tua maupun orang-orang terdekatnya.

Apa keunggulannya dibandingkan smartphone?

Watch Phone merupakan gadget khusus untuk anak-anak sedangkan Smartphone adalah gadget untuk orang dewasa. Fitur yang membedakan Watch Phone dengan Smartphone yaitu tidak ada games dan fitur entertainment di dalamnya. Bentuknya yang wearable juga sangat cocok untuk anak sehingga tidak membatasi geraknya tanpa harus membawa smartphone di genggaman.

Dari segi fitur lainnya Watch Phone jauh lebih unggul dari Smartphone, misalnya produk baru imoo Watch Phone di segala tipe tahan air, sehingga aman digunakan anak ketika beraktifitas. Dengan fitur class mode membuat anak tetap berkonsentrasi belajar tanpa gangguan notifikasi apapun karena jam tangan pintar ini hanya akan berfungsi sebagai jam biasa ketika class mode diaktifkan. Fitur-fitur ini jauh lebih unggul dari Smartphone yang ada di pasaran saat ini.

Di era teknologi saat ini, teknologi ternyata bisa digunakan untuk memudahkan tugas orang tua yang tidak bisa berada di sisi anak selama 24 jam.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Atal Depari Ketum PWI

Selasa, 07 April 2020 - 22:15 WIB

Lindungi Wartawan, Ketum PWI Atal Depari: Panduan Peliputan Wabah Covid-19 Berlaku Mulai Rabu 8 April 2020

Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai Covid-19. Selain itu wartawan yang sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan penyakit Covid-19…

Prajogo Pangestu

Selasa, 07 April 2020 - 21:36 WIB

Tambah Rp10 miliar, Total Gelontoran Sumbangan Covid-19 Prajogo Pangestu Capai Rp40 miliar

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 sebesar Rp 10 Miliar. Bantuan dikirimkan ke Yayasan BUMN Hadir Untuk…

Kuehne + Nagel

Selasa, 07 April 2020 - 21:05 WIB

Kuehne + Nagel launches eShipAsia to meet the logistics needs of Intra-Asia shippers

Kuehne + Nagel launches eShipAsia – an online logistics platform enabling Intra-Asia shippers to optimise every shipment based on the route, transit time and cost instantly.

Bambang Widjojanto: Aktivis Hak Azasi (Foto Dok Berita Satu)

Selasa, 07 April 2020 - 21:00 WIB

Janji Keadilan untuk Pak Ketua MA Baru

Selamat dan sukses kepada DR. M. Syarifuddin yang sudah terpilih sebagai Ketua MA menggantikan DR M. Hatta Ali yang memasuki usia pensiun.

Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Suwandi saat video confrence

Selasa, 07 April 2020 - 20:25 WIB

Pemerintah Antisipasi Harga Gabah Tidak Jatuh di Bawah HPP

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar (ha). Karena itu pemerintah akan mengantisipasi jangan…