Jakarta Coffee Week 2019 Target 25.000 Pengunjung

Oleh : Andi Mardana | Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:13 WIB

Konferensi pers penyelenggaraan Jakarta Coffee Week 2019 di Jakarta, Rabu (21/8).(Ist)
Konferensi pers penyelenggaraan Jakarta Coffee Week 2019 di Jakarta, Rabu (21/8).(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kabar gembira bagi penikmat kopi Nusantara pasalnya, Jakarta Coffee Week (Jacoweek) 2019 akan kembali diselenggarakan pada 30 Agustus hingga 1 September 2019 di Swissôtel Ballroom Lantai 7 PIK Avenue.

Jacoweek yang ke empat kalinya ini akan mengusung tema ‘Be Kind’. Di mana setiap pelaku industri kopi maupun penikmatnya diajak untuk semakin sadar akan ramah lingkungan hidup tempat tinggal dan tumbuh kopi di bumi Nusantara ini.

Perhelatan #Jacoweek2019 yang diselenggarakan oleh ABCD School of Coffee dan Hype ini menghadirkan ratusan lapak berbagai merek dagang dan usaha.

Willyanto, General Manager dari ABCD School of Coffee menuturkan bahwa tema yang diangkat pada gelaran kali ini bagian dari upaya pihaknya agar semua pihak menekan sampah yang diciptakan dari sisa konsumsi kopi harian.

"Kita semua harus ambil bagian untuk mengurangi sampah. Sesederhana dengan seruan untuk tidak lagi menggunakan sedotan plastik serta menggantinya dengan sedotan stainless steel/bambu/kertas, membawa kantong belanja sendiri, serta membawa tumbler sendiri untuk menikmati kopi-kopi yang disajikan di Jacoweek 2019," jelas Willyanto di Jakarta, Rabu (21/8).

Willyanto menambahkan, pihaknya menargetkan peningkatan jumlah pengunjung pada gelaran tahun ini. Setelah sukses pada tahun lalu dengan total tidak kurang dari 21.000 pengunjung, di tahun ini Jacoweek 2019 menargetkan lebih dari 25.000 pengunjung.

"Didukung oleh 100 lebih lapak kopi dan makanan serta pasar kopi SCOPI yang akan menjajakan biji kopi pilihan dari para petani kopi Nusantara, Jacoweek 2019 diharapkan dapat memberi denyut segar bagi industri kopi dan meningkatkan kesadaran bahwa pentingnya menjaga lingkungan untuk melestarikan masa depan kopi Nusantara dan dunia," jelas Willyanto.

Banyaknya pengunjung Jacoweek 2018 merupakan bentuk dari tingginya hype kopi yang telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat.

"Saat ini kopi merupakan bagian dari keseharian, acara ini kembali kami gelar untuk kali keempat untuk menjadi wadah semua penikmat kopi merayakan gaya hidup minum kopi. Kami senang karena jumlah pengunjung yang hadir sangat tinggi dan berharap bisa terus bertumbuh," tutur willy.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama PT Jaya Real Property, Trisna Muliadi (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 November 2019 - 15:01 WIB

Bangun Pasar Senen Blok 1 dan 2, Jaya Real Property Siap Gelontorkan Dana Sebesar Rp 900 Miliar

Sebelumnya pembangunan Pasar Senen ini direncanakan dilakukan untuk blok 5, namun karena alasan urgensi akibat kebakaran pada blok 1 dan blok 2 maka diputuskan untuk membangun blok tersebut…

Terowongan NYIIA

Rabu, 20 November 2019 - 14:30 WIB

Sambut Libur Nataru, Kementerian PUPR Kebut Pengerjaan Dua Underpass di Yogyakarta

Keberadaan 2 underpass ini sudah sangat dinantikan masyarakat karena dinilai akan memperlancar arus lalu lintas di sekitar bandara baru NYIA dan menuju ke Kaliurang.

Kementerian PUPR Bangun Kampus Masa Depan Penelitian Peradaban Islam

Rabu, 20 November 2019 - 14:12 WIB

Kementerian PUPR Bangun Kampus Masa Depan Penelitian Peradaban Islam

Pemerintah tengah membangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sebagai kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia sebagai negara dengan penduduk…

Ahmad Hudori, Mahasiswa Manajemen Teknologi S2 President University

Rabu, 20 November 2019 - 12:07 WIB

Teknologi Blockchain dan Marketing Digital di Industri 4.0

Era industri saat ini para pakar teknologi memprediksi bahwa industry apapun akan terdisrupsi oleh system yang bernama blockchain.

Donny Marshal

Rabu, 20 November 2019 - 11:55 WIB

Persaingan Bisnis Kian Sengit di Generasi Milenial

Milenial ada kelompok demografi setelah generasi X. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an…