Sekjen PUPR : Politeknik PU Kejar Kebutuhan Tenaga Terampil Bidang Konstruksi

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:09 WIB

Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti
Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti

INDUSTRY.co.id - Semarang - Politeknik Pekerjaan Umum (PU) siap memulai tahun akademik perdana 2019, sejak resmi berdiri pada Desember 2018. Dari total pendaftar sebanyak 5.384 orang, jumlah mahasiswa yang diterima di Politeknik PU sebanyak 145 orang, yang terbagi dalam tiga jurusan, masing-masing Program Studi Teknik Konstruksi Bangunan Air sebanyak 50 orang, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan 53 orang dan Teknik Konstruksi Bangunan Gedung 42 orang.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti, pada Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik PU Tahun Akademik 2019/2020, di Semarang, Senin (12/8/2019) mengemukakan Politeknik PU merupakan Perguruan Tinggi Vokasi yang dibentuk oleh Kementerian PUPR sebagai salah satu terobosan dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur dan untuk merespon kebutuhan tenaga terampil di lapangan.

Hal itu sejalan dengan Visi Presiden Joko Widodo (2019 – 2024) yang salah satunya, adalah pembangunan Sumber Daya Manusia, antara lain dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen talenta.

Anita mengungkapkan, pada Tahun Anggaran 2020 Kementerian PUPR memperoleh amanah sebesar Rp120 triliun untuk membangun infrastruktur. Sementara industri konstruksi di Indonesia saat ini masih membutuhkan banyak tenaga kerja. Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Kementerian PUPR, setiap kenaikan angaran infrastruktur sebesar Rp1 triliun dibutuhkan tambahan 14.000 orang tenaga konstruksi.

Disamping itu data BPS pada 2017 menggambarkan, unskilled labour (tenaga kerja tidak terampil) di Indonesia masih didominasi oleh lulusan SMA, dan sebanyak 74% tenaga konstruksi merupakan level pekerja tukang atau pembantu tukang. Untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja konstruksi dari yang tidak terampil menjadi tenaga kerja konstruksi yang terampil merupakan kebutuhan yang mendesak.

Lebih lanjut Anita menjelaskan, Politeknik PU dirancang dengan kurikulum terkini dan merespon industri 4.0 untuk menjamin kualitas lulusannya, serta mampu bersaing di dunia kerja melalui kegiatan belajar mengajar yang interaktif, praktek laboratorium, dan praktek lapangan, sesuai dengan kondisi di proyek-proyek Kementerian PUPR maupun industri konstruksi mitra Kementerian PUPR.

Lebih dari itu Politeknik PU juga bekerjasama dengan pelaku-pelaku usaha di bidang konstruksi dan lembaga pendidikan vokasi nasional maupun internasional diantaranya  IHE-Delft, Belanda dan ENTPE, Lyon, Perancis untuk memfasilitasi pengembangan pembelajaran dan mencapai kualitas pendidikan yang mumpuni.

“Karena itu saudara-saudara mahasiswa baru juga dituntut untuk menjadi mahasiswa yang tangguh, mampu beradaptasi dengan sistem belajar mengajar yang ketat, disiplin, berintegritas, profesional, berorientasi pada misi, visioner dan beretika sesuai dengan aturan yang ada," pungkas Anita.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Lolly Martina Martief mengatakan disamping pendidikan akademis, juga akan diberikan pendidikan karakter untuk mendapatkan tenaga kerja konstruksi yang unggul.

“Untuk periode selanjutnya, selain akan mengembangkan beberapa program studi yang relevan, Politeknik PU juga akan membuka politeknik serupa di beberapa lokasi lain di Indonesia yakni Kalimantan, Sulawesi dan Papua, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi,” kata Lolly Martina Martief.

Direktur Politeknik PU Indratmo Soekarno mengatakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik PU dilaksanakan dengan prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif tanpa membedakan jenis kelamin, agama, suku, dan ras. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aiko Senosoenoto dari Eki Dance Company (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:00 WIB

Komunitas, Jadi Salah Satu Alternatif Pengembangan Seni Tari di Indonesia

Tumbuhnya berbagai komunitas, termasul komunitas tari, menjadi salah salah satu titik penting dalam jejaring kesenian di Indonesia. Ketika banyak negara lain masih berkutat dalam sekolah seni,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:48 WIB

Pasar Modal Tingkatkan Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan terus mengarahkan agar industri Pasar Modal lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, serta membuka lebih…

Sentra bawang merah

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:42 WIB

DPR: Ekosistem Pengelolaannya Tersistematis

Jakarta - Meningkatnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang disumbangkan sektor pertanian pada Triwulan II- 2019 merupakan tanda makin tersistematisnya ekosistem pengelolaan usaha agraris di…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:34 WIB

Kementan Mampu Membuat Ekspor Melesat

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuktikan capaian swasembada pangan melalui kemajuan ekspor selama periode Mentan Amran Sulaiman.

Mba Tutut (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:00 WIB

Tutut Soeharto: YHK dan YDGRK Terus Berbakti untuk Indonesia

Dua Yayasan yang dulu pernah didirikan oleh keluarga mantan Presiden RI ke 2, HM. Soeharto yakni Yayasan Harapan Kita (YHK) dan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) sama sama berulangtahun,…