Jelajah Destinasi Makin Mudah dengan Fitur Penerbangan Multi-kota dari Traveloka

Oleh : Nina Karlita | Kamis, 18 Juli 2019 - 19:50 WIB

 (ki-ka) Christian Adi Nugroho (Senior Product Manager, Flight Product, Traveloka), Caesar Indra (CEO, Transport Traveloka), Vira Widiyasari (Head of Credit Cards Group, Bank Mandiri) dan Andrew Jonghoon Kim (Director of KTO Jakarta)
(ki-ka) Christian Adi Nugroho (Senior Product Manager, Flight Product, Traveloka), Caesar Indra (CEO, Transport Traveloka), Vira Widiyasari (Head of Credit Cards Group, Bank Mandiri) dan Andrew Jonghoon Kim (Director of KTO Jakarta)

INDUSTRY.co.id - JAKARTA, 18 Juli 2019 – Traveloka, perusahaan teknologi penyedia jasa travel dan lifestyle booking terdepan di Asia Tenggara, selalu berfokus kepada kebutuhan dan memberikan kemudahan bagi pengguna. Melalui fitur penerbangan terbarunya yaitu Multi-kota, memungkinkan pengguna memesan tiket penerbangan ke beberapa destinasi sekaligus dalam satu kali transaksi. Dengan fitur ini pengguna bisa melakukan pembelian hingga lima penerbangan dalam satu transaksi, dari dan ke berbagai pilihan destinasi domestik dan internasional, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Tiongkok, Eropa, dan Amerika Serikat. 
 
Dalam acara peluncuran fitur penerbangan Multi-kota, Caesar Indra, CEO Transport Traveloka mengungkapkan, “Dalam rangka untuk terus memenuhi kebutuhan dan memberikan solusi kepada pengguna secara keberlanjutan, kami memahami adanya kebutuhan dari pengguna yang kerap berpindah dari satu kota ke kota lain ketika bepergian ke luar negeri, fitur penerbangan Multi-kota akan semakin memudahkan pengguna”.  

Lebih lanjut, Caesar menambahkan, “Dengan fitur Multi-kota, pengguna Traveloka dapat menjelajahi lebih banyak destinasi wisata yang menarik dalam satu pemesanan dengan harga tiket yang lebih terjangkau. Selain itu, fitur penerbangan ini membantu traveler membuat jadwal wisata lebih fleksibel tanpa harus kembali lagi ke kota kedatangan.”
 
Data internal Traveloka menunjukkan, penerbangan jarak jauh & menengah (medium & long haul flight) tumbuh sebesar 70% (year-on-year growth) pada kuartal I tahun 2019, dengan tujuan dari Indonesia menuju Korea Selatan, Jepang, Belanda, Perancis, Inggris dan lain-lain. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga sepanjang tahun.
 
Saat ini, perjalanan keluar negeri memang semakin diminati, dan Korea Selatan menjadi salah satu destinasi favorit di Asia. Ketika bepergian, para traveler seringkali berpindah dari satu kota ke kota lain. Ketika berkunjung ke Korea Selatan, mereka akan tiba di Seoul namun berpindah ke Busan atau Jeju dan menjadikan kota terakhir sebagai lokasi penerbangan kembali. Melalui fitur Multi-kota, Traveloka ingin mengajak para pengguna menjelajah dunia di sekitar mereka serta terus berkomitmen untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna.
 
Turut hadir dalam acara ini, Andrew Jonghoon Kim, Direktur Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta menjelaskan, “Dalam beberapa tahun terakhir Korea telah melampaui Korea Wave dan semakin dikenal sebagai tujuan wisata favorit bagi orang Indonesia. Menurut data statistik kami, peningkatan rata-rata tahunan wisatawan Indonesia menunjukkan angka yang konsisten selama 5 tahun terakhir, yaitu lebih dari 10%.” Dia menambahkan “Dengan demikian, sebagai mitra utama, kami dengan senang hati menyambut fitur penerbangan Multi-kota ini sebagai inovasi terbaru dari Traveloka karena kami percaya bahwa fitur penerbangan Multi-kota ini dapat memberikan dukungan positif bagi pertumbuhan wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea. Terutama dengan fitur baru ini, traveler Indonesia dapat dengan bebas menjelajahi lebih banyak destinasi wisata favorit di Korea Selatan termasuk Seoul, Busan dan Jeju.”
 
Pada peluncuran fitur penerbangan Multi-kota ini, Traveloka didukung sepenuhnya oleh Bank Mandiri. Senior Vice President Credit Cards Bank Mandiri, Vira Widiyasari, mengungkapkan kolaborasi dengan Traveloka ini terutama didorong oleh keinginan perseroan melayani berbagai kebutuhan nasabah, khususnya terkait gaya hidup traveling seiring meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat.  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Jaringan Internet (KTSDESIGN/Getty Images)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Sangat Diperlukan

Hal ini dapat dicapai melalui tiga cara, yaitu penambahan Base Transceiver Station (BTS), penambahan frekuensi dan perbaruan teknologi.

Ilustrasi 5G.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Indonesia belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan.

Mandiri Syariah sedang bertransaksi dengan nasabahnya

Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:14 WIB

Gandeng Metland, Mandiri Syariah Genjot KPR

Jakarta -Menawarkan pembiayaan kepemilikan rumah dengan prinsip syariah, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bekerja sama dengan pengembang perumahan (developer) besar diantaranya PT Metropolitan…

PT FWD Life Indonesia (FWD Life), (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:00 WIB

FWD Luncurkan FWD Elite Signature di INSEAD

FWD Group (“FWD”) baru-baru ini mengumumkan peluncuran FWD Elite Signature di Program INSEAD, sebuah platform pengembangan pertama di industri asuransi untuk para agency leaders guna mentransformasi…

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Universitas Sebelas Maret

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:20 WIB

Wimboh Dikukuhkan jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

Surakarta—Untuk pertama kalinya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Beliau…