Revolusi Industri 4.0 Tuntut Perubahan Sistem Pendidikan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 12 Juni 2019 - 10:35 WIB

Ilustrasi Industri 4.0
Ilustrasi Industri 4.0

INDUSTRY.co.id - Medan- Rektor Universitas Negeri Medan Prof Dr Syawal Gultom MPd mengatakan Revolusi Industri 4.0 menuntut perubahan sistem pendidikan yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran atau dikenal dengan cyber system.

"Proses pembelajaran bersifat personalize learning dengan dukungan infrastruktur pembelajaran dengan peningkatan kapasitas komputasi dan pembelajaran jarak jauh (distance learning)," kata Syawal, dalam sambutannya pada acara wisuda 608 sarjana, di Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa.(12/6/2019)

Dengan tantangan tersebut, menurut dia, perlu menyiapkan work skill yang dibutuhkan menghadapi Industri 4.0.

"Dengan mengubah paradigma pendidikan yang berorientasi kepada kebutuhan berfokus pada knowledge production dan innovation applications of knowledge," ujar Syawal.

Ia menyebutkan, semakin disadari bahwa Revolusi Industri 4.0 atau bisa disebut sebagai revolusi digital memberikan tawaran yang sangat menarik bagi dunia pendidikan.

Utamanya berkaitan dengan akses terhadap beragam informasi dan kemudahan untuk membagikan beragam informasi tersebut secara cepat, dimana pun dan kapan pun.

"Kemudahan untuk mengakses dan membagikan berbagai informasi tersebut, dan secara tidak langsung memberikan tawaran segar bagi kemudahan penerapan self-determined learning yang sebenarnya sudah ditawarkan sejak lebih dari satu dekade silam," ujar dia pula seperti dilansir Antara.

Syawal menjelaskan, self-determined learning menawarkan kebebasan kepada pembelajar (learner) untuk menentukan (determine) sendiri belajarnya, dan menawarkan kolaborasi aktif untuk menentukan pembelajaran.

"Kemudian untuk menentukan konten, cara mempelajarinya dan bagaimana bentuk penilaian yang digunakan untuk mengukur kompetensi yang sudah dikuasainya," katanya lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Juni 2019 - 18:45 WIB

GMF Siap Buka Bengkel di Bandara Kertajati

PT GMF AeroAsia Tbk,. akan segera melebarkan sayap bisnisnya dengan berencana membuka bengkel di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Direksi PT Pakuwon Jati Tbk sedang memberikan keterangan kepada pers dalam acara paparan publik di Jakartra, Selasa (25/06/2019). Dari kiri ke kanan : Minarto Basuki (Direktur), Ridwan Suhendra (Presdir) dan Wong Boon Siew Ivy (Direktur). (Foto Abe)

Selasa, 25 Juni 2019 - 18:33 WIB

Pakuwon Jati Bagikan Dividen Tunai 2018 Bernilai Total Rp337 Miliar

Para pemegang saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), emiten Bursa Efek Indonesia yang mengembangkan berbagai properti di Surabaya dan Jakarta, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta,…

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Selasa, 25 Juni 2019 - 15:18 WIB

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Razer™, brand gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer, dan Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, telah mengumumkan kemitraan untuk pertama kalinya dalam rangka mengembangkan…

Jaringan Internet LinkedIn (Foto Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:29 WIB

Study LinkedIn: Adanya 3 Rising Skills di Indonesia yang Mempengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan  

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkanLaporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:18 WIB

Fenomena Suhu Dingin di Wilayah Dieng

Menyikapi kondisi suhu dingin yang menyebabkan terjadinya fenomena embun beku di wilayah dataran tinggi Dieng dalam beberapa waktu belakangan ini, kejadian kondisi suhu dingin tersebut merupakan…