Investor Tanamkan Modal di Halmahera Selatan Senilai Rp30 Trliun

Oleh : Herry Barus | Minggu, 05 Maret 2017 - 04:04 WIB

Produsen Batubara
Produsen Batubara

INDUSTRY.co.id - Ternate- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara menyebutkan investasi modal asing maupun lokal yang masuk di Halmahera Selatan hingga kini telah mencapai angka Rp 30 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Halsel, Nasir Koda di Ternate, Jumat (3/3/2017)  mengatakan nilai investasi terdiri dari investasi disektor pertambangan, perkebunan, pertanian, perdagangan dan parwisata serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sedangkan untuk sektor pertambangan dan perkebunan tercatat paling tinggi sebagaimana investasi modal dari sejumlah perusahaan diantaranya PT Mega Surya Pertiwi sebesar Rp4,1 triliun.

Kemudian PT Wanatiara Persada Rp 9,1 triliun, PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) Rp6 triliun dan PT Harita Mutly Maining Rp 2 triliun, sisanya adalah investasi disektor parawisata, perikanan, perdangan dan UMKM.

Meski begitu, sejumlah perusahaan ini termasuk beberapa perusahaan lainnya yang beroperasi di Halsel, belum juga melaporkan besaran nilai investasi. 

 

Perusahaan-perusahaan itu di antaranya PT Wanitiara Persada, PT Trimega Bangun Persada, PT Mega Surya Pertiwi, PT Harita Multi Karya, PT Maluku Utara Fisheries, PT Gelora Mandiri Membangun, PT Poleko Grup, PT Central Utara Peari, PT Gane Permai Sentosa, PT Celebes Sinar Sentosa, PT Kirana Duta Mas dan PT.Gelora Bakti Persada.

"Perusahaan-perusahaan ini kita sudah surati agar melaporkan nilai investasi mereka. Cuman sampai sejauh ini sebagian besar belum menyampaikan," ujarnya seperti dilansir Antara.

Nasir menambahkan, sebagaimana target investasi, Malut dibebankan untuk mampu menarik investasi sebesar Rp10,2 triliun dari total target investasi nasional nilai sebesar Rp 678,8 triliun.

"Halsel sendiri sudah mencapai sebesar Rp30 triliun, jadi nilai investasi yang ada di Halsel sudah melewati target investasi yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk wilayah Malut," ujarnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KH Abdullah Gymnastiar

Minggu, 21 Juli 2019 - 14:08 WIB

Aa Gym: Indonesia Harus Move-on

Salah satu cara bangkit terbaik menurut ulama yang biasa disapa Aa Gym ini adalah dengan tak henti-hentinya mendidik generasi muda Indonesia menjadi generasi yang jujur.

Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno (ketiga dari kanan) didampingi oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (paling kanan) dan Direktur Human Capital Management Telkom Edi Witjara (kedua dari kanan) menyerahkan simbolis bantuan siswa berprestasi

Minggu, 21 Juli 2019 - 12:59 WIB

Telkom Berikan Bantuan CSR Peduli Pendidikan Nasional bagi Sekolah di Wilayah 3T

Jakarta – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan 54 tahun PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Ririek…

Agoda Mix and Save (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 12:00 WIB

Agoda “Mix and Save” Membantu Wisatawan Menemukan Penawaran Akomodasi yang Lebih Baik

Agoda, salah satu platform perjalanan digital yang paling cepat berkembang di dunia, hari ini meluncurkan fitur "Mix and Save"bagi para pelancong dengan budget terbatas. Fitur ini memungkinkan…

JPRMI Tingkatkan Pengkayaan Kemampuan Jurnalistik Video

Minggu, 21 Juli 2019 - 11:36 WIB

JPRMI Tingkatkan Pengkayaan Kemampuan Jurnalistik Video

Jaringan Pemuda & Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) bekerjasama dengan Tawaf TV DMI Adakan Pelatihan Video Jurnalistik Dasar di Centennial Tower, Sebagai bentuk pengkayaan keilmuan dan kemampuan…

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 11:19 WIB

Bank BRI Garap Bisnis DPLK

Jakarta - Belum banyak orang yang mempersiapkan kebutuhan finansialnya di masa mendatang, terutama kebutuhan di hari tua saat usia tidak produktif lagi. Bank BRI sebagai salah satu lembaga keuangan…