Palangkaraya Kini Jadi Kota yang Diburu Pencari Properti

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 14 Mei 2019 - 09:54 WIB

Kota Palangkaraya (Ist)
Kota Palangkaraya (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kabar bagus bagi Anda warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah kini para pencari properti tengah berburu hunian di kota tersebut, terlebih saat tersiar kabar pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya. Hal itu juga disampaikan oleh perusahaan e-commerce OLX Indonesia yang merilis bahwa peminat properti ke kota tersebut melonjak,  lima kali lipat dari 25 April 2019 hanya 314 kali menjadi 1.500 pencarian pada 30 April 2019.

Head of Real Estate Category OLX Indonesia Ignasius Ryan Hasim mengaku peningkatan tersebut merupakan data awal yang masih butuh penambahan waktu pencarian. Namun, dia mengungkapkan isu pencarian properti pasca pemerintah mewacanakan pemindahan ibu kota merupakan fenomena menarik.

Ryan menjelaskan, opsi lokasi pemindahan ibu kota bukan hanya Palangkaraya, tetapi juga Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur serta Gunung Mas, Kalimantan Tengah. "Pencarian properti di OLX untuk Palangkaraya naik lima kali lipat sejak Presiden Jokowi mengumumkan wacana pemindahan ibukota," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Dia menambahkan, peningkatan pencarian menunjukkan isu memicu pergerakan dari calon pembeli, spekulan, serta investor. Padahal, pemerintah belum mengkonfirmasi Palangkaraya sebagai ibu kota. Namun, peningkatannya paling tinggi daripada kota lain di Pulau Kalimantan. Menurutnya, pemindahan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk eksekutif, yudikatif, dan legislatif bisa mencapai 4,3 juta orang. Alhasil, ada sekitar 15 juta orang yang butuh rumah jika perpindahan ibu kota benar terjadi. Sehingga, pencarian properti merupakan salah satu fokus riset OLX.

Ryan mengungkapkan, OLX bakal memperhatikan tiga detail terkait isu pemindahan ibu kota. Pertama, harga tanah di Pulau Kalimantan. "Pembangunan infrastruktur dan residensial itu butuh kurang lebih 40 ribu hektare," ujarnya.

 Kedua, penjualan mobil. Alasannya, kepemilikan mobil masih berada pada level 110 ribu mobil, terutama di Kalimantan Tengah. Apalagi, wacana perpindahan ibu kota menyebabkan kebutuhan mobil untuk 4,3 juta ASN sehingga bakal terjadi lonjakan penjualan mobil. Terakhir, harga properti di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi jika wacana perpindahan ibu kota berlangsung. "Wacana pemindahan ibu kota pasti berpengaruh jika ada koreksi harga properti di Jakarta dan sekitarnya," kata Ryan lagi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BGR Logistics Lakukan Ground Breaking Revitalisasi Gudang Payapasir Medan dan Gudang Srengsem Lampung

Senin, 09 Desember 2019 - 15:46 WIB

BGR Logistics Lakukan Ground Breaking Revitalisasi Gudang Payapasir Medan dan Gudang Srengsem Lampung

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), atau BGR Logistics yang merupakan Badan Usaha Milik Negara penyedia jasa logistik di Indonesia selenggarakan prosesi peletakan batu pertama untuk revitalisasi…

Gedung Kementerian Pertanian

Senin, 09 Desember 2019 - 15:34 WIB

Soal Gugatan Kementan kepada Tempo, Pengamat: Ini Tak Ada Kaitannya dengan Mantan Mentan Amran

Jakarta - Sidang gugatan perdata yang diajukan Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap majalah Tempo ditunda. Hal itu karena berkas administrasi para pihak belum lengkap.

vivo Y19

Senin, 09 Desember 2019 - 12:50 WIB

Andalkan Baterai Besar, vivo Y19 Telah Tersedia di Pasar Indonesia

Mengusung rangkaian fitur unggulan seperti kapasitas memori 6GB RAM dan 128GB ROM, baterai super besar 5000 mAh dengan fitur Dual-Engine Fast Charging (18W), layar luas 6.53” FHD+ Ultra All…

Midea Perkenalkan MFD180

Senin, 09 Desember 2019 - 12:24 WIB

Fokus Garap Segmen Laundry Commercial, Midea Perkenalkan MFD180

Seiring dengan semakin pesatnya pertumbuhan bisnis dibidang jasa laundry dan binatu, Midea mulai memusatkan lini produknya dengan memperkenalkan produk mesin cuci front load berkapasitas besar…

Peternak Ayam (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 09 Desember 2019 - 12:06 WIB

Pelaku Usaha Diajak Lipat Gandakan Ekspor Pangan

Surabaya -- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi kinerja eksportasi PT Japfa Comfeed Indonesia TBK (JFPA) yang telah mampu mencatat nilai lebih dari Rp. 500 milyar di penghujung…