GMNI: People Power Harus Digunakan Demi Kepentingan Masyarakat

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Mei 2019 - 16:00 WIB

People Power (Foto Dok Okezone)
People Power (Foto Dok Okezone)

INDUSTRY.co.id - Bandung- Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bandung, Antonius Doni menilai gerakan tersebut harus benar-benar digunakan demi kepentingan masyarakat dengan tidak ada penggiringan yang berakibat terjadinya konflik.

"Jadi ada perbedaan dukungan, ini yang harus segera diredam karena dikhawatirkan terjadi konflik. Apalagi ditengah panasnya tahun politik," ujar Antonius.

Pihaknya, kata dia, akan berkonsolidasi dengan organisasi mahasiswa lainnya demi meredam gerakan yang dirasa tidak memiliki nilai positif tersebut.

Menanggapi wacana para mahasiswa tersebut, Dekan Fisip Unpas, Budiana berharap kegiatan yang digagas oleh para mahasiswa memberi dampak baik bagi dinamika politik di masyarakat saat ini.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuat Indonesia kedepan lebih baik dan tidak harus terpecah-pecah. Apalagi dasar pemikiran kita harus bersatu kembali karena inilah yang dibutuhkan oleh Indonesia hari ini," tutur Budiana.

Dia pun mengimbau kepada generasi milenial saat ini untuk jangan terprovokasi dengan istilah gerakan "people power" tersebut.

"Harus ada sanksi sosial bagi orang yang berpikir dan berbuat tidak benar bagi bangsa dan negara ini. Sehebat apa dan sepintar apa pun logika serta filsafat yang ia gunakan. Harus diberi sanksi sosial," ujarnya.

Sementara itu, seorang pengamat politik berpendapat hasutan "people power" yang mengarah pada tujuan penggulingan pemerintahan yang sah adalah tindakan inkonstitusional dan dapat dikategorikan makar.

Sejumlah kalangan pun sepakat menolak keras ajakan "people power" dan kepada pelakunya dapat dijatuhi sanksi hukum. Seperti yang disampaikan pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Andi Tenri Sompa. Menurut dia, imbauan untuk "people power" tidak tepat karena akan mengancam disintegrasi negara.

"Ini sangat menyesatkan masyarakat. Jadi tolong rakyat jangan mau dipecah belah melalui hasutan yang salah seperti 'people power'," ucapnya di Banjarmasin, Jumat (10/5/2019)

Tenri kepada Antara menjelaskan, istilah "people power" lebih tepat dilakukan ketika, misalnya, ada kondisi di mana negara mendapat gangguan dari luar.

"Ini kan tidak ada. Hasil pilpres juga belum selesai penghitungannya. Jadi imbauan kepada seluruh masyarakat agar jangan mau diprovokasi atau diajak aksi massa yang berujung terganggunya kamtibmas," jelas wanita berhijab yang menjadi Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPUD Kalsel periode 2018-2023 itu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Susi Pudjiastuti Menangis saat Sertijab Menteri Kelautan (dok Detikcom)

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:21 WIB

99 Persen Bisnis Maskapainya Berhenti Operasional, Susi Pudjiastuti: Ini Fase Terburuk Dalam Karir Saya, Yang Paling Jelek Ya Sekarang Ini

PHK yang dilakukan oleh Garuda Indonesia terhadap sejumlah pilotnya menarik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikutan angkat bicara. Dikatakan Susi, saat ini hampir seluruh…

 OPPO Find X2 Luncurkan Program The Ultimate Talks by OPPO Find X2 Series and Forbes Indonesia untuk Berbagi Inspirasi dari Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19. Foto Ilustrasi:

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:10 WIB

Bantu Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19, Ini Inovasi Inspiratif dari OPPO Find X2

Jakarta-Pandemi COVID-19 membuat semua industri menghadapi tantangan dalam kondisi yang penuh ketidakpastian dan menuntut perubahan.

Bingkisan untuk Ustadzah Farida

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Bingkisan untuk Pengajar Qur’an yang Tinggal di Rumah Tuanya

Seperti yang dialami oleh Ustadzah Farida, ia hidup seorang diri di sebuah rumah yang hampir roboh di daerah Sungai Lais Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan. Kondisi rumahnya semakin memburuk…

Lee Yuan Siong Resmi President di AIA Group

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Lee Yuan Siong Resmi Jabat President AIA Group

Lee Yuan Siong resmi menjabat sebagai Group Chief Executive and President AIA Group Limited ("AIA" atau "Perusahaan") dan bergabung dengan Dewan Direksi Perusahaan. Lee Yuan Siong menggantikan…

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:30 WIB

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Terhitung sudah hampir tiga bulan lamanya pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dengan imbauan untuk tetap selalu berada di rumah dalam situasi pandemi penyebaran virus COVID-19…